Menangis Haru dan Tak Percaya, Juara PENABUR Apprentice Saat Pengumuman Pemenang




Peraih juara 1 PENABUR Apprentice dari SMAK PENABUR Harapan Indah. (KalderaNews/Lita Mayasari)

JAKARTA, KalderaNews.com – Selain ilmu pengetahuan dan keterampilan yang harus up to date, soft skill untuk para remaja juga telah menjadi kebutuhan utama. Dengan soft skill yang mumpuni, para remaja ini diharapkan lebih siap dalam menghadapi dunia kerja.

Untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja di masa depan tersebut SLTAK PENABUR Jakarta mengadakan PENABUR Apprentice. PENABUR Apprentice merupakan salah satu wujud nyata dari BPK PENABUR Jakarta dalam memanfaatkan transformasi digital pada pendidikan untuk menghadapi era revolusi industri 4.0. BPK Penabur Jakarta memulai melangkah ke dunia dalam pelayanan pendidikan dengan mengubah pola-pola pembelajaran.

BACA JUGA:

Kegiatan yang berlangsung selama dua bulan ini memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan kepada pada peserta. PENABUR Apprentice ini diikuti oleh siswa kelas 11 dari 5 sekolah yaitu SMAK 7 PENABUR, SMAK PENABUR Harapan Indah, SMAK PENABUR Summarecon Bekasi, SMAK PENABUR Kota Jababeka, dan SMAK PENABUR Kota Wisata. Grand Final PENABUR Apprentice ini diselenggarakan pada Sabtu, 23 Oktober 2021. Sedangkan pengumunaman pemenang disampaikan pada Closing Ceremony yang diselenggarakan Senin, 25 Oktober 2021.

Closing Ceremony ini selain diisi dengan pengumuman pemenang juga diisi dengan workshop bertemakan Social Media Ads yang disampaikan oleh Lukas Setiawan. Dalam materinya Lukas Setiawan menyampaikan aplikasi yang bermanfaat bila kita ingin menggunakan adsense di media sosial yakni ads manajer.

Panitia mengumumkan juara pada kegiatan PENABUR Apprentice diraih oleh ARM2N SMAK PENABUR Harapan Indah sebagai juara 1, Elysian SMAK PENABUR Harapan Indah sebagai juara 2, dan Ino5 SMAK PENABUR Summarecon Bekasi untuk peraih juara 3. Selain juara 1, 2, dan 3, gelar Best Presentation dianugerahkan kepada Amaztic dari SMAK PENABUR Summarecon Bekasi.

Tim ARM2N dari SMAK PENABUR Harapan Indah terdiri dari Emmanuella Nicole, Marco Siba, Brigitta Reva, Helena Aurelia, dan Melinda Anggiani. Mereka menyampaikan bahwa pengalaman dan ilmu yang didapat dari para coach adalah yang yang lebih mahal dari penghargaan yang mereka terima.

Menurut tim ARM2N ini, cara membagi waktu antara belajara di sekolah dengan kegiatan ini adalah tetap memprioritaskan sekolah. Brainstorming mereka adakan pada hari Rabu, dikerjakan pada hari Kamis. Dan melakukan evaluasi kerja tiap pekan untuk terus meningkatkan keefektivan kerja kelompok.

Para juara in berharap ke depan kegiatan seperti ini sebaikya diikuti oleh makin banyak peserta agar yang mendapatkan pengalaman dan ilmu makin banyak juga. Mereka juga berpesan pada adik-adik kelas dapat mengikuti kegiatan serupa. “Pengalaman yang didapat sangat berharga, jadi selama sekolah jangan hanya mengejar pengalaman belajara saja, tetapi manfaatkan fasilitas yang ada dalam kegiatan ini dengan cara mengeksplore diri kalian,” pesan Nicole yang merupakan panggilan dari Emmanuella Nicole.

Brigitta Reva juga menambahkan, “Ilmu yang didapat dari kegiatan ini sangat berguna untuk bekal memasuki dunia kerja kelak.” Yang menarik dalam acara closing ceremony ini, para juara sempat menangis terharu dan tidak percaya meraih juara yang memperebutkan hadiah jutaan rupiah itu.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*