Guru Itu Dikenang Karena Menginspirasi Atau Karena Menyebalkan




Upacara Bendera Para Siswa dan Guru SMPN 31 Dalam Rangka Peringatan Hari Guru Nasional 2021
Upacara Bendera Para Siswa dan Guru SMPN 31 Bekasi dalam Rangka Peringatan Hari Guru Nasional 2021 (KalderaNews/Dok Disdik Bekasi)

JAKARTA, KalderaNews.com – Peringatan Hari Guru Nasional 2021 di DKI Jakarta berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai atraksi kesenian, mulai dari tari, musik dan lain sebagainya dari para guru di Jakarta.

Puncak peringatan Hari Guru Nasional 2021 ini dihelat di Auditorium Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Selatan, Kamis, 25 November 2021

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana menjelaskan tema peringatan Hari Guru Nasional tahun ini adalah ‘Bergerak dengan Hati Pulihkan Pendidikan’.

BACA JUGA:

Namun, pihaknya melakukan penyelarasan, sehingga tema peringatan Hari Guru di DKI Jakarta adalah ‘Mendidik dengan Hati, Membangun Negeri, Tak Tergantikan Teknologi’.

“Ini merupakan bagian dari semangat kami bahwa peran guru bersatu tanpa melihat latar belakang untuk memberikan layanan pendidikan secara total dan menyeluruh. Kita juga membersamai anak-anak kami di dua tahun yang penuh tantangan (pandemi) untuk mewujudkan pendidikan berkualitas dan tuntas di Jakarta,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan yang hadir di acara ini mengajak semua untuk kembali mengenang jasa dan peran guru, sekaligus mengajak para guru agar menjadi pendidik yang mampu menginspirasi muridnya. Sehingga, harapannya, guru tersebut akan dikenang selamanya dalam perjalanan hidup murid.

“Hari ini kita mengingat peran besar guru, tanpa mereka kita tak duduk di ruangan ini. Ketika berbicara tentang guru, memori kita yang muncul adalah masa lalu. Dan apa yang sekarang kita kerjakan selalu mencerminkan didikan yang kita terima. Ini sebuah refleksi, apakah kita diingat oleh murid kita, guru diingat karena apa? Menginspirasi atau menyebalkan. Pertanyaannya, kita mau diingat sebagai yang mana? Insya Allah, guru-guru di Jakarta akan diingat sebagai yang menginspirasi,” terang Gubernur Anies.

“Tadi disampaikan guru tak bisa digantikan teknologi. Sebenarnya bisa, apabila guru tersebut mekanistik dan itu-itu saja. Namun, jika gurunya mengajar dengan hati dan menginspirasi maka tak ada teknologi yang menggantikan, dan insya Allah itu adalah guru di Jakarta,” tandasnya.

Selain menjadi guru yang menginspirasi bagi muridnya, pintanya, guru juga perlu menciptakan ekosistem sekolah yang menantang, namun menyenangkan. Sehingga, dapat membuat murid senang dalam kegiatan belajar mengajar.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*