Siap-siap, Kementrans akan Luncurkan Beasiswa Patriot 2026, Uang Saku Dijanjikan Lebih Besar dari LPDP

Wisuda mahasiswa
Wisuda mahasiswa (KalderaNews/Ist)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com –Kementerian Transmigrasi atau Kementrans berencana meluncurkan program baru bertajuk Beasiswa Patriot pada tahun 2026.

Beasiswa ini digadang-gadang akan menjadi salah satu skema pendanaan pendidikan paling kompetitif, bahkan disebut lebih besar uang sakunya dibanding Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang selama ini dikelola Kementerian Keuangan.

Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman, menyampaikan rencana tersebut ketika melepas Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Padjadjaran (Unpad) di Kampus Jatinangor, Sumedang, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:

Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa nilai uang saku Beasiswa Patriot tidak boleh sama dengan LPDP.

“Insya Allah tahun depan, kami bekerja sama dengan perguruan tinggi membuka Beasiswa Patriot. Saya minta hitung uang sakunya di atas LPDP. Walaupun hanya beda Rp100 ribu, yang penting jangan sama dengan LPDP,” ujarnya yang kemudian disambut gelak tawa audiens.

Skema Beasiswa Patriot 2026

Pada tahap awal, Beasiswa Patriot akan difokuskan bagi mahasiswa jenjang magister (S2). Berbeda dengan program beasiswa lain yang umumnya mengirim mahasiswa belajar ke luar negeri, skema ini justru mewajibkan penerimanya menempuh studi langsung di kawasan transmigrasi.

Rencananya, peserta akan belajar selama tiga semester di lokasi tersebut. Meski demikian, secara administratif mereka tetap tercatat sebagai mahasiswa aktif di kampus asal.

Iftitah menjelaskan bahwa perkuliahan akan diselenggarakan dengan sistem modular box yang dibangun di kawasan transmigrasi.

Fasilitas internet berkualitas tinggi juga disiapkan agar kegiatan akademik tetap berjalan lancar. Ia menegaskan, tujuan utama dari beasiswa ini adalah membentuk generasi yang tidak hanya piawai dalam teori, tetapi juga terampil dalam praktik di lapangan.

“Saya ingin kawasan transmigrasi jadi laboratorium hidup,” tegasnya.

Program Beasiswa Patriot juga tidak berdiri sendiri. Skema ini akan berjalan bersamaan dengan Transmigrasi Patriot, sebuah program yang melibatkan pengiriman Tim Ekspedisi Patriot (TEP).

Tim tersebut terdiri atas dosen, mahasiswa, hingga alumni perguruan tinggi yang ditugaskan memetakan potensi di 154 kawasan transmigrasi. Sektor yang akan digarap cukup luas, mulai dari pertanian, perikanan, kelautan, hingga pariwisata.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News.

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


1,278 views