
SEMARANG, KalderaNews.com – Keluarga dan tim kuasa hukum menemukan kejanggalan dalam kematian mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (Unnes), Iko Juliant Junior.
Tim kuasa hukum dari Pusat Bantuan Hukum Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Hukum (PBH IKA FH Unnes) menyatakan, bakal menempuh jalur hukum untuk mengusut tuntas penyebab kematian mahasiswa angkatan 2024 itu.
Anggota PBH IKA FH Unnes, Naufal Sebastian menyatakan, keluarga sudah bersepakat untuk membuat laporan resmi ke Polda Jawa Tengah.
“Keluarga sudah bersepakat menempuh segala upaya, termasuk upaya hukum, untuk mencari tahu sebab meninggalnya adik kami Iko,” kata Naufal.
BACA JUGA:
Ungkap tuntas kematian Iko!
Langkah ini diambil, sebab hasil investigasi tim menemukan adanya dugaan tindak pidana dalam peristiwa yang disebut polisi sebagai kecelakaan tersebut.
“Dari beberapa saksi yang kami temui, ada dugaan tindak pidana yang terjadi,” paparnya.
Ia mengatakan, catatan sementara PBH menunjukkan bahwa kematian Iko bukan disebabkan kecelakaan murni dengan adanya sejumlah kejanggalan.
Karena, kepolisian menyebut nama Aziz dan Fiki sebagai pihak lain yang terlibat, api tidak diketahui kronologi dan identitas keduanya.
Dia mengungkapkan, menurut rekaman kamera CCTV RSUP Kariadi, Iko dan temannya Ilham dilarikan ke RS pada pukul 03.10 WIB, Minggu, 31 Agustus 2025.
Sementara, Aziz dan Fiki tiba di sana dua jam setelahnya, padahal lokasi kecelakaan hanya berjarak kurang dari satu kilometer dari RSUP.
“Kalau memang diperlukan, perlindungan untuk saksi dan korban lain akan kami akses melalui LPSK. Namun yang paling penting saat ini adalah pemulihan psikologis, terutama bagi Ilham sebagai saksi kunci,” ujarnya.
Naufal menegaskan, keluarga berharap kepolisian membuka kasus ini secara transparan agar penyebab kematian Iko dapat terungkap jelas dan tidak menimbulkan spekulasi di publik.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply