
JAKARTA, KalderaNews.com – Siap-siap, 2 komet bakal melintas di dekat Bumi pada 20-21 Oktober 2025. Dua fenomena antariksa yang sangat langka dan menakjubkan.
Dua komet ini, yang diidentifikasi sebagai C/2025 A6 (Lemmon) dan C/2025 R2 (SWAN), akan memberikan tontonan langka bagi pengamat langit.
BACA JUGA:
- Siap-siap, Ada Hujan Meteor Orionid Tanggal 22 Oktober 2025, Ini Cara Melihatnya
- Waspada! Hujan di Jakarta Ternyata Bawa Mikroplastik Berbahaya, BRIN: Polusi Plastik Sudah Mencapai Langit!
- Waspada! Cuaca “Mendidih” di Indonesia, BMKG Imbau Hindari Terik Matahari di Jam Ini!
Kedua komet tersebut bakal melintas mendekati Bumi secara berurutan:
- Komet SWAN akan mencapai jarak terdekatnya dengan Bumi pada 20 Oktober 2025, dengan jarak sekitar 38,6 juta km.
- Sehari setelahnya, pada 21 Oktober 2025, Komet Lemmon akan melintas pada jarak 88,5 juta km dari Bumi.
Dua komet ini diprediksi akan terlihat sangat mirip, serta akan menampilkan kepala komet dengan gas berwarna hijau lembut dan ekor panjang yang membentang.
Warna hijau memukau tersebut merupakan hasil dari kandungan karbon yang menyelimuti inti es komet.
Fenomena langka!
Kehadiran komet di tata surya bagian dalam adalah peristiwa yang ekstra langka.
Komet SWAN diperkirakan baru akan kembali dalam 650 hingga 700 tahun.
Sementara komet Lemmon memerlukan waktu hingga 1.300 tahun untuk menyelesaikan orbitnya.
Dua komet ini berasal dari Awan Oort, wilayah terluar tata surya yang merupakan gudang benda-benda es.
Mereka terbentuk di sekitar planet raksasa seperti Yupiter dan Saturnus, sebelum miliaran tahun lalu terlempar ke tepi tata surya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply