
JAKARTA, KalderaNews.com – BMKG merilis peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku selama tiga hari berturut-turut, yaitu mulai 8-10 Oktober 2025. Waspada di daerah ini!
Masyarakat di seluruh Indonesia diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.
Informasi ini disampaikan BMKG melalui akun Instagram resminya, @InfoBMKG, pada Rabu, 8 Oktober 2025.
BACA JUGA:
- Geger Meteor Jatuh di Cirebon, Begini Penjelasan Lengkap dari BRIN dan BMKG!
- Ternyata, Musim Hujan Datang Lebih Cepat, BMKG Beri Peringatan Bencana Hidrometeorologi
- Prediksi BMKG, Anomali Curah Hujan sampai Oktober 2025
Kamis, 9 Oktober 2025: Maluku dan Papua harus Siaga!
Status Waspada (hujan sedang-lebat) mencakup Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan beberapa wilayah di Kalimantan serta Sulawesi.
Sementara itu, wilayah yang harus bersiap menghadapi kategori Siaga (hujan sangat lebat) adalah Maluku Utara, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan.
Beberapa kabupaten/kota di Maluku Utara (seperti Halmahera Utara, Kota Ternate), Papua Barat (seperti Manokwari, Teluk Wondama), Papua Selatan (Asmat), dan Papua Tengah (Paniai) secara spesifik masuk dalam daftar wilayah dengan potensi hujan lebat-sangat lebat.
Jumat, 10 Oktober 2025: Waspada meluas sampai Aceh!
Sementara, status Waspada (hujan sedang-lebat) diperkirakan terjadi di wilayah yang lebih luas, membentang dari Aceh di ujung barat hingga sebagian besar wilayah Papua di timur, termasuk Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Jawa Barat, dan NTT.
Wilayah Maluku Utara kembali menjadi fokus dengan beberapa kabupaten/kota, termasuk Morotai dan seluruh Halmahera, masuk dalam daftar potensi hujan lebat-sangat lebat.
Imbauan penting BMKG
BMKG secara tegas mengingatkan masyarakat di wilayah-wilayah terdampak untuk selalu waspada dan mengambil langkah pencegahan terhadap potensi dampak buruk cuaca ekstrem.
Bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor adalah risiko utama selama periode ini.
Masyarakat disarankan untuk aktif memantau perkembangan cuaca terkini hanya melalui kanal resmi BMKG:
- Website Resmi: www.bmkg.go.id
- Aplikasi: Info BMKG
- Media Sosial: @InfoBMKG
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply