Berebut Kursi Panas Jabatan Direksi BEI 2026-2030, Inilah Sosok-sosok Kuat di Baliknya!

Berebut jabatan direksi BEI
Berebut jabatan direksi BEI (EduFulus/AI)
Sharing for Empowerment

The Path To Financial Freedom, EduFulus – Pasar modal Indonesia bakal segera punya nakhoda baru. Kursi panas direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2026-2030 kini jadi rebutan.

Meski Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) baru akan digelar Juni mendatang, aroma persaingan antar “gerbong” atau paket calon direksi sudah mulai tercium tajam.

SIMAK JUGA: Bos OJK-BEI Mundur Berjamaah, Netizen: Saatnya “Bersih-Bersih” Total hingga Khawatir “Senin Berdarah”

Hingga saat ini, setidaknya ada tiga paket nama yang santer dikabarkan bakal maju. Siapa saja mereka dan bagaimana peta persaingannya? Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Jeffrey Hendrik dan Komitmen Bursa Kelas Dunia

Salah satu sosok yang paling disorot adalah Jeffrey Hendrik. Saat ini, Jeffrey menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI. Saat ditanya soal kabar pencalonannya kembali dalam paket direksi, ia tidak membantah maupun membenarkan secara gamblang.

“Ya, tentu kita melanjutkan program-program yang ada,” ujar Jeffrey di Jakarta (25/3/2026). Ia menegaskan visi besarnya adalah membawa BEI menjadi bursa saham kelas dunia, sesuai dengan Master Plan BEI 2026-2030.

Dalam kabar yang beredar, Jeffrey masuk dalam paket yang berisi nama-nama berpengalaman seperti Irvan Susandy, R. Haidir Musa, Irwan Abdalloh, R. M. Irwan, dan Atep Salyadi Dariah Saputra.

Iding Pardi Siap “Gas Pol”

Tak mau kalah, Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), Iding Pardi, juga secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon orang nomor satu di BEI. Iding bahkan sudah mengonfirmasi susunan tim dalam “gerbong”-nya.

“Insya Allah sedang persiapan,” kata Iding. Paket yang diusung Iding tergolong sangat komplit karena mengombinasikan praktisi sekuritas hingga ahli pengawasan transaksi.

Berikut adalah daftar nama di paket Iding Pardi:

Iding Pardi (Dirut KPEI)

Zaki Mubarak (Direktur PT Elit Sukses Sekuritas)

Yulianto Aji Sadono (Kadiv Pengawasan Transaksi BEI)

Umi Kulsum (Direktur KPEI)

Ahmad Subagja (Mantan Dirut Bumiputera Sekuritas)

Yohannes Liauw (Direktur Pefindo Biro Kredit)

Andre Tjahjamuljo (Direktur PT UBS Sekuritas Indonesia)

Paket Ketiga: Laksono Widodo cs

Selain dua nama di atas, muncul paket ketiga yang dipimpin oleh Laksono Widodo. Nama-nama yang dikabarkan masuk dalam tim ini antara lain Fifi Virgantria, Heru Handayanto, John Tambunan, Donny Arsal, Lidia M. Panjaitan, dan Saidu Solihin. Kehadiran paket ini membuat bursa pemilihan makin dinamis dan kompetitif.

Pesan OJK: Jangan Cuma Kejar Kuota!

Meski nama-nama di atas sudah ramai diperbincangkan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa status mereka saat ini masih sebatas wacana media.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hasan Fawzi, menyatakan belum ada dokumen resmi yang masuk ke mejanya.

“Batas waktunya baru nanti di tanggal 4 Mei. Jadi datang ke OJK itu, kami berharap calon-calon yang sudah terseleksi dengan baik dari perusahaan efek,” tegas Hasan.

SIMAK JUGA: Hotnews! Susul Dirut BEI Iman Rachman, Bos OJK Mahendra Siregar dan Inarno Djajadi Mundur

Hasan juga menitipkan pesan penting buat Kamu dan para pelaku pasar: OJK ingin para Anggota Bursa (AB) benar-benar meneliti rekam jejak, kompetensi, dan integritas calon yang diusung.

Calon Direktur Utama haruslah sosok yang visioner dan punya kepemimpinan kuat, sementara direktur lainnya harus ahli di bidang fungsional masing-masing, seperti mekanisme perdagangan atau pencatatan.

Mekanisme Pemilihan

Perlu Kamu tahu, pemilihan direksi BEI menggunakan sistem paket. Artinya, Anggota Bursa (AB) mengusulkan satu tim lengkap (Direktur Utama dan jajaran direktur fungsional).

Hak suara setiap perusahaan efek pun berbeda-beda, tergantung pada kinerja aktivitas transaksi mereka selama setahun terakhir (April 2025 – Maret 2026).

Jadi, menurut kamu, siapa nih yang paling cocok memimpin bursa kita menuju kelas dunia? Kita tunggu saja kejutan resminya pada 4 Mei mendatang!

SIMAK JUGA: Dirut BEI Mundur Usai IHSG Rontok, Netizen Terbelah: Budaya Tanggung Jawab atau “Ganti Gerbong”?

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika Anda ingin bekerjasama dengan kanal EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*