Usai Prihantini, Kini Muncul Mega Dwi, Dosen Adbis Tapi Bahas Medis

Nama Mega Dwi Septivani ikut disorot usai diduga membahas topik kesehatan meski berstatus dosen administrasi bisnis. (KalderaNews/Tangkapan layar X)
Nama Mega Dwi Septivani ikut disorot usai diduga membahas topik kesehatan meski berstatus dosen administrasi bisnis. (KalderaNews/Tangkapan layar X)
Sharing for Empowerment

Nama Mega Dwi Septivani ikut disorot usai diduga membahas topik kesehatan meski berstatus dosen administrasi bisnis.

JAKARTA, KalderaNews.com- Sorotan terhadap konferensi ilmiah internasional bertema kesehatan terus bergulir usai mencuatnya kasus Prihantini dan Rifaldy Fajar.

Kini, nama Mega Dwi Septivani ikut menjadi perbincangan di media sosial. Mega Dwi Septivani disebut mengikuti konferensi ilmiah dengan topik penelitian yang berkaitan dengan bidang kesehatan. Padahal, ia diduga berprofesi sebagai dosen administrasi bisnis.

Perbincangan tersebut muncul setelah akun X @senorjoey mengunggah cuitan pada 27 Mei 2026. Dalam unggahan itu ditampilkan dua tangkapan layar yang memperlihatkan judul penelitian milik Mega Dwi serta informasi mengenai profesinya sebagai dosen administrasi bisnis.

BACA JUGA:

Nama Mega Dwi Septivani tercatat mengikuti konferensi ilmiah dengan judul penelitian yang berkaitan erat dengan kesehatan.

Judul penelitian yang akan dipresentasikan Mega yakni ‘Machine Learning-Based Time-Updated Prediction of Post Hepatectomy Liver FailureUsing Peroperative Data Streams’ dengan afiliasi Politeknik Negeri Padang. Sontak, nama Mega Dwi Septivani ini ramai menjadi sorotan publik.

Kronologi nama Mega Dwi Septivani mencuat di media sosial

“Agak OOT sama nama pertama. Mega Dwi Septivani dari Politeknik Negeri Padang dengan judul yang kental banget di bidang kesehatan. Dosen Politeknik, tapi riset di bidang kesehatan? Lalu pas dicek di PDDikti, lah dosen administrasi bisnis, tak kira apa dosen informatika,” tulis akun tersebut.

Munculnya nama Mega Dwi Septivani pun langsung memicu beragam tanggapan dari warganet. Sebagian mempertanyakan keterkaitan latar belakang akademik dengan topik riset yang diangkat dalam konferensi ilmiah tersebut.

“RIfaldy Fajar, Prihantini ini orang yang ketahuan aja ya? Ternyata banyak,” ujar akun @sibapaknewbie.

“Bidang kesehatan ini memang banyak ahlinya, kalau pas praktek, banyak keluarga pasien yang merasa lebih ahli daripada nakasnya,” tulis akun @andrama69102785.

“Tapi katanya Kemenristekdikti nggak ada dosen atau mahasiswa di kelompok fraud ini, jadi mereka diem aja nggak ambil tindakan apa-apa,” komentar akun @oceanita18 terkait dugaan keterlibatan dosen administrasi bisnis dalam konferensi ilmiah yang kini ramai diperbincangkan.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*