Viral Siswa RI Raih 7 Medali Olimpiade Biologi Rusia Pakai Uang Sendiri

akun Threads @penomardiansyah
Unggahan akun Threads @penomardiansyah (KalderaNews/@penomardiansyah)
Sharing for Empowerment

Siswa Indonesia sabet 7 medali di OIBO 2026 Rusia. Netizen viral sindir pemerintah karena keberangkatan murni pakai dana mandiri orang tua.

JAKARTA, KalderaNews.com – Prestasi membanggakan sekaligus mengharukan datang dari panggung sains internasional. Tim Olimpiade Biologi Indonesia (TOBI) sukses memborong tujuh medali dalam ajang Olimpiade Biologi Internasional Terbuka (Open International Biology Olympiad/OIBO) 2026 yang berlangsung di Pusat Edukasi Sirius, Rusia, pada 15-22 Mei 2026 lalu.

Namun, prestasi gemilang ini mendadak viral di media sosial setelah terungkap bahwa keberangkatan para siswa genius ini ke Rusia sama sekali tidak menggunakan dana negara, melainkan dibiayai secara swadaya oleh orang tua masing-masing.

Kabar ini menjadi perbincangan hangat setelah akun Threads @penomardiansyah mengunggah narasi yang menyentil program pemerintah.

BACA JUGA:

“Nih baru keren, sabet 7 medali di Olimpiade Biologi di Rusia menghadapi 100 siswa dari 18 negara. Pakek uang sendiri pulak, tak pake duit negara dan yang penting mereka pintar bukan krn MBG… 🤣🤣🤣,” tulis akun tersebut hingga memancing ribuan reaksi netizen.

Borong Emas, Perak, dan Perunggu di Tengah Keterbatasan Dana

Meskipun dihadapkan pada keterbatasan dukungan finansial dari kementerian terkait, delegasi Indonesia yang bersaing ketat dengan 100 siswa dari 18 negara terbukti memiliki mental juara.

Perwakilan pendamping delegasi Indonesia, Agus Dana Permana, menjelaskan bahwa kompetisi global ini sangat menguji ketahanan fisik dan otak. Para peserta wajib menyelesaikan tes teori komprehensif selama empat jam serta ujian praktikum biologi tingkat lanjut (biologi hewan dan tumbuhan) masing-masing selama dua jam.

Berikut adalah daftar siswa berprestasi yang mengharumkan nama bangsa di OIBO 2026:

  • Medali Emas (Individu): Derickson Lee (SMAS Mondial Batam)
  • Medali Emas (Kategori Proyek Tim): Diraih lewat analisis komprehensif identifikasi keragaman zooplankton di pesisir Laut Hitam.
  • Medali Perak:
    • Afrand Mirza Herwinsyah (SMAN 8 Jakarta)
    • Faiq Ismael (SMAN 8 Jakarta)
    • Keisya Dhindra Prabowo (SMA ABBS Surakarta)
    • Chynthia Wibowo (SMAK BPK Penabur Kota Tangerang)
  • Medali Perunggu: Brevin Lois Surbakti (SMP Swasta Methodist-2 Medan)

Reaksi Keras Netizen: Sindir Program MBG hingga Fenomena “Pejabat Numpang Mejeng”

Ketiadaan andil anggaran negara dalam memberangkatkan talenta sains terbaik ini memicu gelombang kritik pedas dari netizen di kolom komentar. Banyak warga net yang menyindir prioritas anggaran pemerintah saat ini, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Anak orang kaya tuh. MBG memang untuk yang tidak beruntung,” tulis akun @yunsirno_sbs.

Netizen juga mengaku geram karena pola berulang di Indonesia, di mana pejabat seringkali baru muncul dan mengklaim prestasi saat sang anak telah sukses secara mandiri.

“Nanti pulang dari sana muncul pejabat numpang mejeng seolah-olah dia yang ikut kompetisi,” kritik akun @sint_gunung dengan nada kesal.

“Orang macem gini enggak didukung negara minimal biayain ke sana, heleeehh,” timpal @dwiiputriisuryadii. Bahkan, beberapa netizen secara ekstrem menyarankan para siswa tersebut untuk berkarier di luar negeri demi masa depan yang lebih dihargai.

Pembina Berharap Dukungan Finansial Pemerintah di Masa Depan

Agus Dana Permana menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi pembuktian luar biasa dari proses seleksi nasional ketat dan pembinaan intensif oleh TOBI.

Kendati sukses secara swadaya, pihak pembina tetap menaruh harapan besar agar pemerintah maupun pihak sponsor tidak menutup mata di masa mendatang.

“Kami berharap keikutsertaan Indonesia pada ajang ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang dengan dukungan yang lebih kuat dari kementerian terkait maupun mitra sponsor,” pungkas Agus.

Selain membawa pulang medali, selama di Rusia para siswa juga memanfaatkan kesempatan langka ini untuk memperluas jaringan internasional dan melakukan diskusi ilmiah lintas budaya dengan talenta biologi terbaik dunia.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


158 views