
Pihak UI menegaskan 6 mahasiswa psikologi yang ikut Wapres Gibran ke NTT jalankan tugas pengabdian resmi tanpa honorarium.
JAKARTA, KalderaNews.com – Terkait maraknya perbincangan di media sosial X mengenai keberangkatan enam mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (20/8/2026), pihak UI memberikan klarifikasi resmi.
Keikutsertaan para mahasiswa tingkat akhir tersebut murni bagian dari program pengabdian masyarakat dan respons kemanusiaan atas bencana gempa bumi yang menimpa warga setempat.
Poin-Poin Penting Klarifikasi Universitas Indonesia
Permohonan Resmi Sekretariat Wapres. Pihak UI mengonfirmasi bahwa penugasan ini didasari permohonan dari Sekretariat Wakil Presiden RI.
BACA JUGA:
- Wapres Gibran Boyong Mahasiswa UI ke NTT Respons Bencana
- Sosok Chamimah: Adik Wapres RI yang 63 Tahun Mengabdi Jadi Guru
- BEM UBK Diduga Terima Suap, Bagaimana dengan 5 Mahasiswa yang Ikut Kunker Wapres?
Enam mahasiswa Fakultas Psikologi UI dikirim untuk memberikan pendampingan psikososial dan pemulihan trauma (trauma healing) bagi warga serta anak-anak korban gempa di Kabupaten Sikka, Manggarai, dan Manggarai Timur.
Penugasan Institusional dan Terkoordinasi. Direktur Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah, dan Internasional UI, Erwin Agustian Panigoro, menegaskan bahwa penugasan ini bersifat resmi, akademis, dan institusional.
Para mahasiswa bertugas di bawah arahan dosen serta psikolog profesional, menyambung kerja tim UI Peduli yang telah terjun lebih awal ke lokasi bencana.
Ruang Lingkup dan Kode Etik Keilmuan. Kegiatan yang dijalankan berfokus pada dukungan psikologis awal (psychological first aid) sesuai dengan kaidah keilmuan Psikologi dan kode etik yang berlaku.
Tanpa Honorarium dan Hubungan Kerja. UI memastikan seluruh mahasiswa tidak menerima bayaran, honorarium, atau upah. Keikutsertaan didasari oleh panggilan pengabdian masyarakat (Tridharma Perguruan Tinggi).
Dukungan yang diberikan hanya terbatas pada pemenuhan biaya operasional seperti transportasi, akomodasi, dan konsumsi.
Universitas Indonesia juga memastikan bahwa keselamatan, pendampingan akademik, serta kesinambungan studi seluruh mahasiswa tetap menjadi prioritas utama selama penugasan berlangsung di lapangan.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com


Leave a Reply