
BEM UI gelar aksi simbolik kenakan pakaian hitam di FT UI pada 24 September 2026 peringati tragedi HAM. Cek alasannya!
JAKARTA, KalderaNews.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersiap menggelar aksi simbolik di lingkungan Fakultas Teknik UI (FT UI) pada Kamis, 24 September 2026.
Aksi ini digelar khusus sebagai bentuk peringatan atas Tragedi Semanggi I yang merenggut nyawa Yap Yun Hap, mahasiswa FT UI yang gugur dalam perjuangan reformasi akibat pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).
“BESOK KITA #HITAMKANUI Halo, UI dan Indonesia! Di balik hiruk-pikuk ruang kelas dan koridor kampus, ada jejak kelam serta luka sejarah dari kejahatan dan pelanggaran HAM oleh negara yang terus berupaya dikubur oleh sang waktu. Pada Kamis, 24 September, seruan #HitamkanUI memanggil seluruh sivitas akademika Universitas Indonesia untuk mengenakan pakaian berwarna hitam sebagai bentuk solidaritas nyata dan pemantik semangat kolektif perjuangan kita,” unggah akun akun @bemui_official
BACA JUGA:
- Kritik 1 Tahun Kinerja Prabowo-Gibran, BEM UI Demo di Patung Kuda Serukan Isu Ini
- Kemenhub Bantah Intimidasi dan Larang Armada untuk Demo BEM UI
- Demo BEM UI #MerebutKemerdekaan Digelar Hari Ini, Polisi Siagakan 9.242 Personel
Ketua BEM UI, Yathalatof Himawan (Athof), mengonfirmasi agenda tersebut kepada awak media pada Rabu (23/9/2026).
“Besok hanya aksi peringatan meninggalnya Yap Yun Hap di FT UI… Nanti akan ada orasi juga,” ujar Athof.
Seruan Kenakan Baju Hitam sebagai Simbol Duka & Ironi
Dalam aksi ini, BEM UI mengajak seluruh mahasiswa dan elemen akademisi untuk mengenakan pakaian berwarna hitam. Pemilihan warna hitam bukan sekadar pakaian biasa, melainkan memiliki makna simbolis yang mendalam.
Menurut Athof, warna hitam melambangkan rasa duka cita mendalam atas berbagai tragedi pelanggaran HAM di Indonesia yang hingga kini belum menemukan keadilan.
“Hitam itu seperti simbol mengenai bentuk duka dan ironi atas tragedi-tragedi yang dilakukan oleh negara. Justru negara harus melindungi,” tegas Athof.
Rangkaian Peringatan dan Tuntutan HAM
Aksi di Fakultas Teknik UI besok tidak hanya berfokus pada seremonial tabur bunga atau doa bersama, tetapi juga diisi dengan penyampaian aspirasi dan orasi politik kebudayaan.
| Elemen Aksi | Detail Kegiatan |
| Lokasi Aksi | Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FT UI), Depok |
| Waktu Pelaksanaan | Kamis, 24 September 2026 |
| Dresscode | Pakaian Bebas Berwarna Hitam |
| Agenda Utama | Peringatan meninggalnya Yap Yun Hap, Orasi Kebudayaan, & Pembacaan Tuntutan |
Suarakan Perlawanan Terhadap Kasus Pelanggaran HAM
BEM UI menegaskan bahwa gerakan ini dibangun sebagai pengingat kolektif bagi publik dan pemerintah bahwa berbagai rekam jejak kejahatan masa lalu maupun pelanggaran HAM kontemporer masih belum terselesaikan secara tuntas.
“Gerakan ini dibangun sebagai bentuk perlawanan masyarakat terhadap berbagai kasus pelanggaran HAM dan kejahatan negara yang hingga saat ini masih terus berlangsung dan tak kunjung diselesaikan,” pungkas Athof.
Aksi simbolik serba hitam oleh BEM UI pada 24 September 2026 di FT UI merupakan panggung peringatan atas gugurnya Yap Yun Hap sekaligus bentuk konsistensi mahasiswa dalam mengawal penegakan hukum dan keadilan atas kasus-kasus pelanggaran HAM di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnyadi Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply