
Kalah 40 negara, tim pelajar Indonesia borong 12 medali IESO 2026 di Turin, Italia! Intip perjuangannya di sini.
JAKARTA, KalderaNews.com – Empat pelajar terbaik Indonesia berhasil menghentak panggung dunia lewat ajang International Earth Science Olympiad (IESO) 2026 yang berlangsung di Turin, Italia, pada 20–27 Agustus 2026.
Bersaing ketat menumbangkan 160 peserta dari 40 negara, delegasi Indonesia sukses memboyong total 12 medali beserta 3 penghargaan Young Reporters Initiative (YoRI).
BACA JUGA:
- Hadiah OSN SD-SMP 2026 Anjlok Drastis, Puspresnas Disemprot Warganet
- 689 Siswa SD/MI Bertarung di OSN Tingkat Nasional Hingga 31 Agustus 2026
- Siswa SMA Indonesia Baru Sabet Perunggu di IOI 2026 Uzbekistan
Keberhasilan luar biasa ini diumumkan secara resmi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui akun Instagram Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) pada Selasa (1/9/2026).
Rincian Perolehan Medali Tim Indonesia
Dengan pendampingan penuh dari Dr. Ichsan Ibrahim, S.Si., M.Si. (STMIK Indonesia Mandiri) dan Rahmawati Rahayu, S.Si., M.T. (Tim Olimpiade Ilmu Kebumian Indonesia), berikut torehan prestasi yang diukir oleh para siswa:
| Nama Siswa | Asal Sekolah | Rincian Medali & Penghargaan |
| Louis Victor I. P. | SMAK St. Albertus Malang | * Perak (Individual Test) * Perak (Earth System Project) * Perunggu (ITFI) * First Prize (Young Reporters Initiative) |
| Marvell Collin C. | SMAS Kristen Immanuel Pontianak | * Emas (ITFI) * Perunggu (Individual Test) * Perunggu (Earth System Project) * Third Prize (Young Reporters Initiative) |
| Salma Rofidatul H. | MAN 2 Kota Malang | * Perak (Earth System Project) * Perunggu (Individual Test) * Perunggu (ITFI) * Second Prize (Young Reporters Initiative) |
| Muhammad Ihsan | MAN Insan Cendekia Serpong | * Perak (ITFI) * Perunggu (Individual Test) * Perunggu (Earth System Project) |
Perjuangan Berat di Turin: Dari Naik Gunung hingga Tes Praktik
Kompetisi selama delapan hari di Italia tidaklah mudah. Salah satu perwakilan tim, Salma, menceritakan padatnya alur kompetisi yang menguras fisik dan mental para peserta:
Tidak hanya unggul dalam riset sains dan pengolahan data lapangan (International Field Investigation), tim Indonesia juga mendominasi kompetisi penulisan karya ilmiah dan pembuatan Geo Reels Video dalam kategori Young Reporters Initiative.
Pembuktian Kualitas Pendidikan Indonesia
Keberhasilan meraup 1 emas, 4 perak, dan 7 perunggu ini menjadi bukti nyata bahwa sistem pembinaan bakat sains yang dikelola oleh Puspresnas mampu bersaing di level tertinggi dunia.
Torehan medali ini menambah deretan prestasi internasional pelajar Indonesia di bidang sains dan ilmu kebumian sepanjang tahun 2026.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply