
Lima siswa tertimpa tembok SDN Tapos 3 Depok yang ambruk. Pihak sekolah menyebut perbaikan pagar telah direncanakan.
DEPOK, KalderaNews.com – Tembok pembatas SDN Tapos 3 di Kota Depok, Jawa Barat, roboh pada Jumat (9/10/2026). Insiden tersebut menimpa lima siswa yang sedang berada di sekitar tembok saat bersiap mengikuti pelajaran olahraga.
Dari lima siswa yang terdampak, dua di antaranya mengalami luka pada bagian kepala dan punggung hingga mengeluarkan darah. Seluruh korban segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Kepala SDN Tapos 3 Depok, Arum Ika, mengatakan tembok yang roboh sebelumnya diketahui berada dalam kondisi rapuh. Sejumlah siswa saat itu berada di dekat tembok sebelum bangunan tersebut tiba-tiba ambruk.
BACA JUGA:
- Mengerikan! Detik-detik Tembok 65 Meter Roboh ke SMPN 182 Jaksel Terekam Jelas di CCTV
- Viral! SD Hampir Roboh, Malah Dapat Bantuan TV, Warganet: Puncak Komedi
- Ironis, Rumah Adat Toraja Berusia 300 Tahun Dirobohkan Akibat Eksekusi Lahan! Warga dan Mahasiswa Tolak Pembongkaran
“Ada beberapa siswa kami yang duduk-duduk di sekitar tembok yang memang sudah rapuh dan berisiko,” kata Arum.
Kronologi Tembok Ambruk di SDN Tapos 3 Depok
Peristiwa bermula ketika para siswa bersiap mengikuti pembelajaran olahraga di lapangan sekolah. Mereka tengah menunggu kedatangan guru olahraga sembari menyiapkan matras dan perlengkapan yang akan digunakan dalam kegiatan tersebut.
Di tengah persiapan itu, beberapa siswa duduk di sekitar tembok pembatas sekolah. Tidak lama kemudian, tembok tersebut roboh dan menimpa lima siswa yang berada di dekatnya.
Melihat kejadian tersebut, para guru segera mengevakuasi siswa yang terluka ke fasilitas kesehatan terdekat. Pihak sekolah juga menghubungi orang tua untuk menyampaikan informasi mengenai kondisi anak-anak mereka.
Setelah menjalani pemeriksaan dan perawatan medis, kondisi dua siswa yang mengalami luka dilaporkan membaik dan telah kembali ke rumah. Meski demikian, pihak sekolah menyatakan tetap memantau keadaan para korban.
Perbaikan Tembok Sempat Direncanakan
Arum menyebut pihak sekolah sebelumnya telah mengusulkan perbaikan pagar dan tembok pembatas kepada Dinas Pendidikan Kota Depok.
Bantuan renovasi tersebut disebut telah masuk dalam rencana pekerjaan pada Oktober 2026. Namun, perbaikan belum terlaksana ketika tembok akhirnya roboh dan menimpa para siswa.
“Alhamdulillah, sebenarnya pagar di sekitar SDN Tapos 3 ini memang mau ada bantuan dari dinas terkait. Alokasinya mungkin di bulan Oktober ini, tetapi saya tidak tahu pastinya kapan. Insyaallah secepatnya,” ujar Arum.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa rencana perbaikan sudah dibahas sebelum kejadian. Namun, kepastian jadwal pelaksanaan renovasi belum diketahui berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak sekolah.
Setelah insiden terjadi, area di sekitar tembok yang ambruk diamankan untuk mencegah siswa maupun warga sekolah mendekati lokasi yang berisiko. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap kondisi bangunan lain di lingkungan sekolah untuk mengantisipasi kemungkinan kerusakan serupa.
Peristiwa ini menjadi perhatian terhadap pentingnya pemeriksaan rutin dan perbaikan fasilitas sekolah, terutama bagian bangunan yang berpotensi membahayakan keselamatan siswa.
Dinas Pendidikan Kota Depok diharapkan segera menindaklanjuti rencana renovasi tembok pembatas tersebut. Langkah perbaikan diperlukan agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman bagi siswa, guru, dan seluruh warga sekolah.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply