
Gempa M 4,1 guncang Kabupaten Bogor. 17 rumah rusak, 3 warga luka, dan puluhan mengungsi. Cek detail lokasi terdampak di sini!
BOGOR, KalderaNews.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat dampak kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,1 yang mengguncang kawasan Bumi Tegar Beriman pada Kamis (15/10/2026) pukul 17.58 WIB.
Peristiwa tersebut berdampak pada belasan unit rumah serta menyebabkan tiga orang warga mengalami luka-luka di dua kecamatan, yakni Leuwiliang dan Pamijahan.
Berdasarkan pendataan resmi BPBD Kabupaten Bogor per Jumat (16/10/2026), tercatat sebanyak 17 unit rumah mengalami kerusakan.
BACA JUGA:
- Ancaman Nyata Sesar Aktif Daratan di Kabupaten Bogor, Kegempaan Meningkat
- Hasil Penelitian: Jabodetabek Waspada Gempa Bumi, Dikepungan Sesar Aktif Cisadane Membentang dari Bogor hingga Tangerang!
- Bogor-Sukabumi Diguncang Gempa Beruntun, Ini Penyebabnya!
Selain itu, puluhan warga dari puluhan Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman karena mengkhawatirkan potensi gempa susulan.
Rincian Dampak Gempa di Leuwiliang dan Pamijahan
Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, menjelaskan rincian dampak kerusakan serta korban luka di kedua wilayah terdampak:
- Kecamatan Leuwiliang (Desa Purasari): Terdapat 14 unit rumah yang mengalami kerusakan. Sebanyak 15 KK atau 45 jiwa memilih mengungsi untuk mengantisipasi potensi bahaya susulan.
- Kecamatan Pamijahan (Desa Cibunian): Terdapat 3 unit rumah rusak. Sebanyak 2 KK atau 6 jiwa mengungsi, serta 3 orang warga mengalami luka ringan.
Seluruh korban luka ringan di Kecamatan Pamijahan telah mendapatkan penanganan medis secara cepat dari pihak puskesmas setempat. Secara keseluruhan, tingkat kerusakan rumah mencakup 2 unit rusak ringan, 1 unit rusak sedang, dan 14 unit lainnya masih dalam proses pendataan mendalam.
Himbauan Waspada dan Pengamanan Lingkungan
Menyikapi kondisi tanggap darurat pascagempa, BPBD Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat terdampak yang sedang mengungsi untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.
Pemerintah daerah menyarankan warga untuk:
- Mengaktifkan kembali jadwal siskamling guna menjaga keamanan rumah-rumah yang ditinggalkan mengungsi.
- Menyimpan dan menyatukan berkas/surat penting serta barang berharga ke dalam satu tas khusus (siap siaga) agar mudah dievakuasi sewaktu-waktu.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnyadi Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply