
BOGOR, KalderaNews.com – Gempa beruntun guncang wilayah Bogor dan Sukabumi sejak Sabtu – Minggu, 20-21 September 2025. BMKG ungkap penyebab gempa tersebut.
Gunjangan berkekuatan magnitudo (M) 4,0 mengguncang Sukabumi dan Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu lalu, 20 September 2025.
Gempa Bogor-Sukabumi ini berpusat di darat 26 km timur laut Sukabumi. Gempa kemudian merembet ke wilayah Bogor dengan kekuatan M 3,1.
Minggu, 21 September 2025, pukul 16.23 WIB, kembali terjadi gempa dengan kekuatan magnitudo 3,8. Pusat gempa ada di darat.
BACA JUGA:
- Penelitian Temukan Sesar Pemicu Gempa Bekasi Melewati Jakarta, Depok, dan Bogor
- Ternyata, Inilah Pemicu Gempa Bekasi, Ada Aktivitas Sesar Naik Busur Belakang Jabar
- Waspada! BMKG: Aktivitas Gempa di Sesar Lembang Terus Meningkat
Penyebab gempa Bogor-Sukabumi
BMKG menyatakan, gempa Bogor-Sukabumi itu disebabkan oleh aktivitas sesar aktif.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono.
“Gempa ini merupakan rangkaian susulan dari gempa bumi utama dengan kekuatan M 4,0 di KabupatenSukabumi tanggal 20 September 2025 pada pukul 23.47 WIB,” katanya.
Sementara, BMKG melaporkan gempa Bogor-Sukabumi memunculkan 29 kali gempa susulan.
Kekuatan gempa susulan terbesar yakni M 3,8 dan terkecil M 1,9. Perhitungan ini didasarkan pada catatan hingga pukul 06.00 WIB pagi.
“Update gempa bumi susulan Sukabumi-Bogor M 4,0 20 September 2025. Jumlah events gempa susulan 29 kali,” kata Daryono.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply