
Niat amankan masa depan via investasi saham berujung mimpi buruk. Akun Nasabah Mirae Sekuritas dikuras misterius dalam sehari. Simak kronologinya!
The Path To Financial Freedom, EduFulus – Keinginan untuk mengamankan masa depan keuangan melalui investasi saham justru berujung mimpi buruk bagi seorang nasabah sekuritas.
Kasus pengurasan portofolio saham secara misterius kembali terjadi dan memicu keprihatinan mendalam di tengah masyarakat investor retail.
Kisah memprihatinkan ini diungkap oleh pengguna Threads dengan akun @devinkc_ pada pertengahan Agustus 2026.
SIMAK JUGA: Kasus Mirae Asset Naik Tahap Penyidikan, Bareskrim Temukan Bukti Permulaan
Ia membagikan kronologi musibah yang menimpa pasangannya yang kehilangan seluruh isi portofolio saham di akun Mirae Asset Sekuritas dalam kurun waktu satu hari saja.
“Threads, please do your magic. Partner saya kehilangan seluruh saham di akun Mirae Asset Sekuritas dalam 1 hari, tanpa pernah melakukan transaksi tersebut. Pada 14 Juli 2026, tiba-tiba terjadi total sekitar Rp167,4 JUTA transaksi. (Rp84,1 juta BUY, Rp83,3 juta SELL). Seluruh saham yang sebelumnya ada di akun ikut terjual sampai NOL,” tulis @devinkc_.
Tidak berhenti di situ, korban yang kehilangan seluruh dana portofolionya justru dibebani kewajiban membayar tagihan transaksi sekitar Rp1 juta akibat aktivitas misterius tersebut.
Hasil Investigasi Menimbulkan Tanda Tanya Besar
Saat dikonfirmasi ke pihak sekuritas, hasil investigasi internal per 23 Juli 2026 menyatakan bahwa transaksi sah secara sistem karena menggunakan User ID, password, PIN transaksi, hingga kode OTP valid yang dikirimkan ke email terdaftar.
Namun, pihak korban menegaskan tidak pernah menerima kode OTP tersebut maupun membagikan password dan PIN kepada pihak mana pun.
SIMAK JUGA: Mirae Asset Bantah Skandal Saham Gorengan Rp14,5 Triliun, Klaim Aset Nasabah Aman di KSEI
Setelah kasus ini viral dan dilanjutkan dengan pertemuan tatap muka pada 26 Agustus 2026, fakta baru dari log akses akun justru semakin janggal.
Terdeteksi adanya akses pada 7 Juli 2026 dari perangkat Android dan alamat IP asing, padahal korban hanya bertransaksi menggunakan perangkat iPhone.
Meski sekuritas menduga adanya insiden phishing atau peretasan email, korban mengonfirmasi bahwa tidak ada catatan login mencurigakan pada akun Google mereka.
Hingga kini, laporan yang dilayangkan ke OJK/IASC serta Dumas Presisi Polri sejak 22 Juli 2026 belum membuahkan solusi konkret terkait kejelasan ganti rugi.
Sorotan Netizen dan Krisis Kepercayaan Investor Retail
Unggahan tersebut langsung memicu simpati mendalam sekaligus kegeraman dari sesama investor retail di media sosial. Banyak netizen menyayangkan lemahnya pelindungan nasabah saat menghadapi kasus peretasan akun investasi.
Beberapa reaksi netizen yang memadati kolom komentar:
- @dianawidana: “Bantu jawab, sama saja kak, saya pernah hilang duit 250 JT, kasusnya sama tb2 dibelikan warrant dan sahamnya lgsg otomatis kejual buat byR tGihan oemrlian warant”
- @jarot50209: “Banyak orang yg invest dg berharap financial freedom dan bisa pensiun dengan tenang malah kejadian spt ini. OJK juga tidak ada gunanya… pas rakyat butuh negara utk menyelesaikan kasus2 scam spt ini rakyat malah harus berurusan sendiri.”
- @pamwicaksana: “Dengan banyaknya kasus mirae saya masih heran banyak yang bertahan sama sekuritas ini. Sederhananya, kalau tahu brankas tetangga gampang dibobol maling, kita ga mau kan pake merk yang sama…”
- @eh.makjang: “Sejak kasus viral pertama dari leon. Sy cabut semua dari mirae. Karena bukti nya bagi sy valid, tp pergantian uang nya lambat (bahkan mungkin ga ada)”
- @m.imammudzakir: “Intinya dana gak balik ya pak?😢”
Pelajaran Penting Pengamanan Akun Investasi
Maraknya kasus peretasan portofolio saham menjadi peringatan keras bagi seluruh nasabah sekuritas. Untuk meminimalkan risiko kejahatan siber:
- Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA): Pastikan email utama dan akun sekuritas menggunakan 2FA berbasis aplikasi pengaman (Authenticator), bukan sekadar SMS/Email.
- Hindari Wi-Fi Publik: Jangan pernah membuka atau bertransaksi menggunakan aplikasi sekuritas saat terhubung dengan jaringan internet umum.
- Cek Log Session dan Perangkat: Periksa secara berkala daftar perangkat yang memiliki akses ke akun email maupun aplikasi sekuritas.
- Waspada Phishing: Jangan pernah mengklik tautan mencurigakan dari WhatsApp atau email yang mengatasnamakan lembaga keuangan.
SIMAK JUGA: Mirae Asset Sekuritas Terancam Sanksi Pidana, Pencabutan Izin Usaha Tunggu Hasil Penyidik Jasa Keuangan
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika ada yang tertarik menjalin kerjasama dengan di konten EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com


Leave a Reply