Profil Fajar Aldila, Wabup Sumedang yang Diterpa Isu Dugaan Pelecehan

Fajar Aldila, Wakil Bupati Sumedang
Sharing for Empowerment

Profil Fajar Aldila, Wakil Bupati Sumedang yang menjadi sorotan setelah muncul dugaan pelecehan terhadap sekretaris pribadinya.

SUMEDANG, KalderaNews.com- Nama Fajar Aldila, Wakil Bupati Sumedang, menjadi perhatian setelah beredar informasi mengenai dugaan pelecehan seksual terhadap sekretaris pribadinya yang berinisial R.

Informasi yang beredar juga menyebut adanya dugaan penganiayaan terhadap R yang melibatkan sejumlah pihak. Mereka di antaranya istri Fajar, Astria Dita Oktavia, kerabatnya yang disebut merupakan anggota DPR RI, Farah Putri Nahlia, serta seorang ajudan bernama Teguh.

Namun, informasi tersebut hingga kini masih berupa dugaan dan belum dapat dinyatakan sebagai fakta. Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah membentuk tim investigasi untuk memeriksa dan mengklarifikasi perkara tersebut.

BACA JUGA:

Profil Fajar Aldila

Fajar Aldila merupakan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang lahir di Bandar Lampung pada 15 Juni 1992. Ia diketahui memiliki hubungan keluarga dengan Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Mohammad Fadil Imran.

Sebelum menjabat sebagai Wakil Bupati Sumedang, Fajar telah aktif dalam dunia politik. Ia pernah maju sebagai calon anggota legislatif untuk daerah pemilihan (dapil) IX yang mencakup Sumedang, Majalengka, dan Subang.

Dalam pencalonan tersebut, Fajar disebut memperoleh sekitar 36.000 suara di Kabupaten Sumedang. Meski belum berhasil mendapatkan kursi di parlemen, perolehan suara tersebut membuat namanya diperhitungkan dalam politik lokal.

Dalam kehidupan pribadi, Fajar diketahui menikah dengan Astria Dita Oktavia. Keduanya melangsungkan pernikahan pada 6 Juni 2026.

Kronologi Dugaan Pelecehan dan Penganiayaan

Sebelumnya, informasi mengenai dugaan pelecehan seksual, penganiayaan, dan penyekapan terhadap sekretaris pribadi Wakil Bupati Sumedang beredar melalui media sosial serta pesan WhatsApp berantai.

Sejumlah laporan media menyebut peristiwa dugaan tersebut terjadi pada Senin (17/8) siang. Saat itu, korban disebut mendapat perintah untuk mengurus uang operasional di rumah dinas Wakil Bupati Sumedang.

Di lokasi tersebut, Fajar disebut melakukan tindakan yang tidak diinginkan terhadap korban. R kemudian dikabarkan menolak tindakan tersebut dan meninggalkan lokasi.

Pada malam harinya, korban disebut kembali dipanggil oleh istri Wakil Bupati. Dalam pertemuan tersebut, beredar tudingan bahwa korban mengalami penganiayaan fisik yang dilakukan oleh sejumlah orang secara bergantian. Akan tetapi, seluruh informasi tersebut masih berupa tuduhan yang belum terverifikasi.

Fajar Aldila telah membantah isu yang beredar. Ia menilai informasi tersebut tidak berasal dari sumber yang kredibel dan belum melewati proses verifikasi yang memadai.

Selain itu, sejumlah media juga memuat bantahan dari pihak yang disebut sebagai korban. Dalam bantahan tersebut, pihak yang disebut sebagai korban menyatakan bahwa peristiwa seperti yang beredar dalam pemberitaan tidak pernah terjadi.

Dikarenakan terdapat sejumlah versi mengenai peristiwa tersebut, hasil investigasi Pemprov Jawa Barat akan menjadi salah satu dasar untuk mengetahui fakta sebenarnya.

Pemprov Jabar Bentuk Tim Investigasi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membentuk tim investigasi untuk mengusut informasi mengenai dugaan pelecehan dan penganiayaan yang dikaitkan dengan Wakil Bupati Sumedang Fajar Aldila.

Dedi menyampaikan bahwa tim tersebut dibentuk untuk memeriksa Fajar dan memastikan persoalan dapat diketahui secara objektif.

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat hari ini membentuk tim investigasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap Wakil Bupati Sumedang agar peristiwa itu bisa tersaji secara objektif,” ujar Dedi melalui akun Instagram @dedimulyadi71.

Dedi juga meminta seluruh pihak menunggu hasil pemeriksaan dan tidak terburu-buru menyampaikan opini mengenai kasus tersebut.

“Untuk itu, pada semua pihak mohon bersabar sebelum hasil kami sampaikan tidak dulu memberikan opini atau narasi,” katanya.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnyadi Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


97 views