
Mengenal sosok Bambang Kurniawan, pedagang cermin yang tewas dikeroyok saat kericuhan pasca demo di kawasan Pejompongan.
JAKARTA, KalderaNews.com- Nama Bambang Kurniawan menjadi sorotan setelah kabar kematiannya beredar di media sosial. Siapakah sosok Bambang Kurniawan itu sendiri?
Bambang Kurniawan, pria berusia 60 tahun tersebut meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.
Bambang diketahui merupakan seorang pedagang cermin yang tinggal di sekitar Jalan Pejompongan Raya. Ia menjadi korban pengeroyokan ketika kericuhan terjadi setelah aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada Kamis (27/8/2026) malam.
BACA JUGA:
- Inilah Sosok Affan Kurniawan, Driver Ojol Muda yang Tewas Terlindas Kendaraan Taktis (Rantis) Brimob di Tengah Demo
- Demo AMPB Bantah Sokongan Penguasa Maupun Geng Solo
- Hoaks PJJ Sekolah Akibat Demo 27 Agustus, Swasta di Jakut Tetap PJJ
Siapa Bambang Kurniawan?
Bambang Kurniawan merupakan pria berusia 60 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang cermin. Saat kericuhan berlangsung, Bambang disebut sedang berada di sekitar rumahnya di kawasan Pejompongan.
Berdasarkan keterangan warga, ketika itu Bambang tengah duduk di sebuah gang yang berada tidak jauh dari tempat tinggalnya. Namun, situasi berubah ketika sekelompok orang datang ke lokasi. Bambang kemudian dibawa keluar dari gang menuju jalan raya.
Yoga, warga sekitar, mengatakan Bambang tidak mengetahui persoalan yang sedang terjadi ketika dirinya dibawa keluar dari gang.
“Dia enggak tahu apa-apa, langsung dia dibawa,” ujar Yoga di Pejompongan, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026).
Setelah dibawa ke jalan, Bambang kemudian menjadi korban pengeroyokan. Ia mengalami luka parah hingga kondisinya kritis.
Menurut Yoga, Bambang sempat mendapat pertolongan dan dibawa ke Rumah Sakit Polri. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan. Bambang akhirnya dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Polri.
Aksi pengeroyokan terhadap Bambang juga terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah orang melakukan kekerasan terhadap Bambang. Korban disebut dipukuli menggunakan bambu dan sempat diseret ke tengah jalan.
Peristiwa tersebut terjadi ketika kondisi di kawasan Pejompongan masih diwarnai kericuhan setelah aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI.
Kronologi Tewasnya Bambang yang Terekam Video
Kericuhan bermula setelah aksi demonstrasi di depan kompleks parlemen pada Kamis (27/8/2026). Sebagian mahasiswa yang sebelumnya menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR RI diketahui membubarkan diri sekitar pukul 18.00 WIB dan bergerak menuju kawasan Senayan.
Namun, sebagian massa lainnya masih bertahan di sekitar kompleks parlemen. Polisi kemudian melakukan upaya pemukul munduran terhadap massa yang belum membubarkan diri.
Petugas dari arah Semanggi mendorong massa menuju kawasan Slipi. Situasi kemudian berkembang hingga kericuhan meluas ke sejumlah wilayah, termasuk Slipi dan Pejompongan.
Di tengah kericuhan tersebut, sejumlah fasilitas publik dilaporkan mengalami kerusakan. Pos polisi di sekitar lokasi juga menjadi sasaran massa dan mengalami kerusakan hingga dibakar.
Selain itu, kamera CCTV yang berada di sekitar kawasan tersebut turut dirusak. Situasi di Pejompongan bahkan masih dilaporkan belum sepenuhnya kondusif hingga Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Dalam kondisi tersebut, Bambang Kurniawan menjadi korban pengeroyokan. Ia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Polri setelah mengalami luka parah, tetapi akhirnya meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply