Cek daftar 50 orang terkaya di dunia 2026 versi Forbes. Total 3.428 miliarder dengan rekor kekayaan USD 20,1 triliun.
The Path to Financial Freedom, EduFulus – Lanskap kekayaan global mencatatkan sejarah baru. Didorong oleh lonjakan sektor kecerdasan buatan (AI), performa pasar saham yang agresif, serta kebijakan fiskal yang mendukung, daftar miliarder dunia versi Forbes 2026 resmi dirilis dengan angka yang fantastis.
SIMAK JUGA: Inilah 5 Orang Terkaya di Asia Tenggara, Didominasi Taipan RI
Hingga April 2026, tercatat ada 3.428 miliarder di seluruh dunia, bertambah 400 orang dibandingkan tahun sebelumnya. Total kekayaan kolektif mereka menembus angka USD 20,1 triliun, meningkat USD 4 triliun dari tahun 2025.
Dominasi Global: AS, Tiongkok, dan India
Amerika Serikat masih menjadi “rumah” bagi para taipan dengan total 989 miliarder, termasuk menguasai 15 dari 20 posisi teratas.
Tiongkok (termasuk Hong Kong) menyusul di urutan kedua dengan 610 miliarder, dan India di posisi ketiga dengan 229 miliarder.
Berikut adalah daftar lengkap 50 orang terkaya di dunia tahun 2026 berdasarkan data Forbes terbaru:
Elon Musk ($839 M) – Amerika Serikat (Tesla, SpaceX)
Larry Page ($257 M) – Amerika Serikat (Google)
Sergey Brin ($237 M) – Amerika Serikat (Google)
Jeff Bezos ($224 M) – Amerika Serikat (Amazon)
Mark Zuckerberg ($222 M) – Amerika Serikat (Facebook)
Larry Ellison ($190 M) – Amerika Serikat (Oracle)
Bernard Arnault & keluarga ($171 M) – Prancis (LVMH)
Jensen Huang ($154 M) – Amerika Serikat (Semikonduktor)
Warren Buffett ($149 M) – Amerika Serikat (Berkshire Hathaway)
Amancio Ortega ($148 M) – Spanyol (Zara)
Rob Walton & keluarga ($146 M) – Amerika Serikat (Walmart)
Jim Walton & keluarga ($143 M) – Amerika Serikat (Walmart)
Michael Dell ($141 M) – Amerika Serikat (Dell Technologies)
Alice Walton ($134 M) – Amerika Serikat (Walmart)
Steve Ballmer ($126 M) – Amerika Serikat (Microsoft)
Carlos Slim Helu & keluarga ($125 M) – Meksiko (Telekomunikasi)
Changpeng Zhao ($110 M) – Kanada (Bursa Kripto)
Michael Bloomberg ($109 M) – Amerika Serikat (Bloomberg LP)
Bill Gates ($108 M) – Amerika Serikat (Microsoft)
Francoise Bettencourt Meyers & keluarga ($100 M) – Prancis (L’Oréal)
Mukesh Ambani ($99,7 M) – India (Diversifikasi)
Giancarlo Devasini ($89,3 M) – Italia (Mata Uang Kripto)
Thomas Peterffy ($82,9 M) – Amerika Serikat (Broker Diskon)
Julia Koch & keluarga ($81,2 M) – Amerika Serikat (Koch, Inc.)
Charles Koch & keluarga ($73,8 M) – Amerika Serikat (Koch, Inc.)
Zhang Yiming ($69,3 M) – Tiongkok (TikTok)
Zhong Shanshan ($68,1 M) – Tiongkok (Minuman, Farmasi)
Jeff Yass ($67,4 M) – Amerika Serikat (Perdagangan, Investasi)
Dieter Schwarz ($67,2 M) – Jerman (Ritel)
Germán Larrea Mota Velasco & keluarga ($67,1 M) – Meksiko (Pertambangan)
Gautam Adani ($63,8 M) – India (Infrastruktur, Komoditas)
Tadashi Yanai & keluarga ($61,8 M) – Jepang (Ritel Fashion)
Ma Huateng ($53,8 M) – Tiongkok (Game Online)
Robin Zeng ($53,2 M) – Hong Kong (Baterai)
Iris Fontbona & keluarga ($52,6 M) – Chile (Pertambangan)
Masayoshi Son ($51,5 M) – Jepang (Telekomunikasi, Investasi)
Ken Griffin ($49,8 M) – Amerika Serikat (Hedge Fund)
Jacqueline Mars ($49,1 M) – Amerika Serikat (Permen, Makanan Hewan)
John Mars ($49,1 M) – Amerika Serikat (Permen, Makanan Hewan)
Lukas Walton ($48,9 M) – Amerika Serikat (Walmart)
Giovanni Ferrero ($48,8 M) – Italia (Nutella, Cokelat)
Li Ka-shing ($47 M) – Hong Kong (Diversifikasi)
Mark Mateschitz ($45,8 M) – Austria (Red Bull)
Gianluigi Aponte ($44,5 M) – Swiss (Pengapalan)
Rafaela Aponte-Diamant ($44,5 M) – Swiss (Pengapalan)
Andrea Pignataro ($42,6 M) – Italia (Perangkat Lunak Keuangan)
Klaus-Michael Kuehne ($41,9 M) – Jerman (Pengapalan)
Thomas Frist, Jr. & keluarga ($41,1 M) – Amerika Serikat (Rumah Sakit)
Alain Wertheimer ($39,4 M) – Prancis (Chanel)
Gerard Wertheimer ($39,4 M) – Prancis (Chanel)
Tren Baru: Kripto dan AI
Selain dominasi nama lama seperti Jeff Bezos dan Bill Gates, tahun 2026 memperlihatkan pergeseran menarik. Nama-nama dari industri kripto seperti Changpeng Zhao (Bursa Kripto) dan Giancarlo Devasini kini bersaing ketat di jajaran elit.
Munculnya Jensen Huang di posisi 8 besar juga menegaskan bahwa revolusi semikonduktor adalah tambang emas baru di dekade ini.
Sementara itu, sektor ritel konvensional seperti Walmart (Keluarga Walton) dan industri barang mewah (LVMH & Chanel) terbukti tetap tangguh di tengah disrupsi teteknolog
Forbes menggunakan acuan harga saham dan nilai tukar mata uang per 1 Maret 2026. Penilaian ini berfokus pada kekayaan individu pendiri, meskipun aset keluarga yang dikelola oleh individu tersebut tetap diperhitungkan.
Berbagai aset mulai dari perusahaan swasta, properti, hingga koleksi seni menjadi komponen dalam perhitungan nilai total kekayaan ini.
SIMAK JUGA: Konglomerat Michael Bambang Hartono Wafat, Tidak Lulus Kuliah, Tapi Masuk Jajaran Orang Terkaya di Dunia!
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika Anda ingin bekerjasama dengan kanal EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply