Profil Ghaza, Peserta CoC 3 yang Jadi Sorotan Dugaan Kasus Pelecehan

Ghaza Muhammad Al-Ghifari (Kalderanews.com/Tangkapan layar Instagram @ruangguru)
Ghaza Muhammad Al-Ghifari (Kalderanews.com/Tangkapan layar Instagram @ruangguru)
Sharing for Empowerment

Nama Ghaza Muhammad Al-Ghifari ramai dibahas di media sosial. Berikut profil singkatnya dan isi klarifikasi resmi Ruangguru.

JAKARTA, KalderaNews.com– Nama Ghaza Muhammad Al-Ghifari ramai diperbincangkan di media sosial. Ini profil Ghaza Muhammad Al-Ghifari.

Sosok yang diperkenalkan sebagai salah satu peserta Ruangguru Clash of Champions (CoC) Season 3 itu menjadi perhatian publik setelah muncul berbagai unggahan yang menuding dirinya terlibat dalam dugaan tindakan pelecehan.

Ghaza diketahui merupakan taruna Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) yang mengikuti ajang kompetisi akademik Clash of Champions Season 3.

Awal mula tudingan pelaku pelecehan seksual

Kasusnya berawal dari unggahan akun X @cinnamonaww yang membagikan tangkapan layar percakapan yang menyebutkan bahwa Ghaza pelaku pelecehan seksual yang memakan banyak korban.

Saat ini statusnya sebagai mahasiswa juga telah dinonaktifkan oleh pihak kampus.

“Aku nggak tahu kenapa dia bisa lolos, ntah pihak CoC yang kecolongan atau dari kampus kami yang gimana. Kami semua mempertanyakan kak,” demikian isi pesan yang dibagikan.

“Ini bukan fitnah, tapi dia memang pelaku pelecehan seksual, banyak korbannya. Karena di pelaku pelecehan seksual dia dicopot dari jabatan ketarunaannya di kampus,” sambungnya. Sayangnya, utas tersebut sudah tidak bisa ditemukan.

Perbincangan mengenai Ghaza Muhammad Al-Ghifari juga viral di Threads. Adapun salah satunya diunggah akun Threads @satriaakbarnugroho.

Dalam unggahannya, akun tersebut menulis, “Wow salah satu peserta COC diduga pelaku pelecehan udah dicutikan kampus tapi ko bisa ruang guru kecolongan ya.”

Sejumlah pengguna juga menyampaikan beragam tanggapan. Salah satu akun, @_lilimelati, menulis, “Acara lg bagus² ada aja batu sandungan., nambahin PR tim RG buat edit² jadinya hmm.. smg ga diundur tayang eps selanjutnya.”

Sementara itu, akun @chabanniez berkomentar, “Ghaza, udah dihapus tuh dari reveal profile ruang guru.” Komentar tersebut memicu spekulasi lain dari warganet mengenai status peserta yang bersangkutan.

Akun @kortisolnaikturun_ juga ikut memberikan tanggapan dengan menulis, “kepikiran gak sih ini tu cara tuhan buka aib dia, walaupun ruang guru jadinya rugi. tapi satu indonesia bisa tau muka bejatnya secara cuma-cuma. real sanksi sosial🤣🤣.”

Komentar lain datang dari akun @noviyalive yang menulis, “Masih mempertanyakan ini juga. Pantesan pas awal² di reveal banyak anak kampusnya komen tentang (g). Isinya rata² ‘kok bisa slide 7 lolos screening’ ternyata gonggg.”

Di sisi lain, akun @zyyyyeuuu__ mempertanyakan dampaknya terhadap tayangan CoC dengan menulis, “duh eps selanjutnya gimana ya? apa muka dia di blur? semoga aja di game selanjutnya dia ga lolos ya, kasian tim rg nya🥲.”

Hal senada juga disampaikan akun @aminahiin31 yang berkomentar, “Kasian editor RG, misalnya dia peringkat tinggi apa gk nambah perkerjaan 🥲.”

Sementara itu, akun @dina.alarup menanyakan, “Ada yg bisa spil kah kasus pelecehannya yg mana.” Adapun akun @nuyut.afdola mengaku terkejut dengan menulis, “shock, kok bisa he really had the audacity to join coc? ditonton 1 indonesia?”

BACA JUGA:

Klarifikasi Ruang Guru terkait stasus Ghaza

Di tengah ramainya perbincangan warganet, Ruangguru akhirnya menyampaikan pernyataan resmi melalui saluran WhatsApp Clash of Champions mengenai status salah satu peserta yang tidak lagi menjadi bagian dari program tersebut.

Dalam pernyataan yang dibagikan oleh Co-Founder Ruangguru, Isman Usman, melalui kanal WhatsApp CoC Season 3, dijelaskan bahwa pihak Ruangguru telah melakukan proses verifikasi dan klarifikasi sebelum mengambil keputusan.

Berikut isi pernyataan resmi yang disampaikan Ruangguru:

“Ruangguru telah menerima informasi terkait salah satu peserta Ruangguru Clash of Champions dan melakukan proses verifikasi serta klarifikasi secara langsung dengan pihak terkait.

Berdasarkan proses tersebut, Ruangguru menemukan adanya informasi material terkait pelanggaran yang tidak disampaikan selama proses seleksi dan administrasi peserta, serta adanya keterangan yang tidak sesuai dalam proses klarifikasi.

Atas dasar itu, Ruangguru memutuskan bahwa peserta yang bersangkutan tidak lagi menjadi bagian dari Ruangguru Clash of Champions. Oleh karena itu, Ruangguru mencabut seluruh hak, akses, privilege, benefit, dan/atau fasilitas peserta yang bersangkutan sebagai cast/peserta Clash of Champions, dan peserta tidak akan terlibat dalam kegiatan promosi, publikasi, event, maupun aktivitas publik lainnya yang berkaitan dengan program.

Ruangguru juga akan melakukan penyesuaian editorial untuk membatasi kemunculan peserta yang bersangkutan sejauh dimungkinkan, dengan tetap menjaga integritas kompetisi, kesinambungan tayangan, dan keadilan bagi peserta lainnya.

Sebagai bagian dari proses seleksi dan administrasi program, Ruangguru meminta setiap peserta untuk memperoleh izin dari institusi pendidikan masing-masing melalui surat resmi yang disediakan oleh Ruangguru. Peserta yang bersangkutan telah mengkonfirmasi kepada Ruangguru bahwa surat tersebut telah disampaikan kepada institusi pendidikannya dan bahwa ia telah memperoleh izin untuk mengikuti program.

Keputusan ini telah disampaikan kepada peserta yang bersangkutan, dan peserta tersebut menerima dan mendukung keputusan ini.

Ruangguru tidak akan menyampaikan detail lebih lanjut terkait pelanggaran yang dilakukan oleh peserta yang bersangkutan demi menjaga privasi dan martabat pihak-pihak yang terdampak.

Ruangguru akan memperkuat proses seleksi dan verifikasi peserta untuk pelaksanaan program berikutnya.

Ruangguru berkomitmen untuk menjaga lingkungan program yang aman, bertanggung jawab, dan menghormati seluruh peserta serta pihak yang terlibat.”

Dalam pernyataan tersebut, Ruangguru tidak mengungkap identitas peserta yang dimaksud maupun rincian pelanggaran yang menjadi dasar pengambilan keputusan. Pihak penyelenggara juga menegaskan bahwa langkah tersebut diambil setelah melalui proses verifikasi dan klarifikasi secara langsung.

Profil Ghaza Muhammad Al-Ghifari

Ghaza Muhammad Al-Ghifari merupakan taruna PTDI-STTD yang berasal dari Mojokerto. Ia lahir pada 8 Maret dan tercatat sebagai mahasiswa angkatan 2022, dan mengajukan cuti pada tahun 2025/2026.

Biodata singkat:

  • Nama lengkap: Ghaza Muhammad Al-Ghifari
  • Nama panggilan: Ghaza
  • Asal: Mojokerto
  • Tanggal lahir: 8 Maret
  • Pendidikan: Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)
  • Asal sekolah: SMA Negeri 1 Sooko Mojokerto
  • Angkatan: 2022
  • Aktif di Organisasi Kampus
  •  

Ghaza juga memiliki akun media sosial yang sebelumnya diketahui aktif digunakan, yakni:

  • Instagram: @ghaza.m.al
  • TikTok: @ghaza.m.al

Selain menjalani pendidikan sebagai taruna, Ghaza juga aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan. Ia pernah mengemban amanah sebagai Anggota Komisi II Bidang Olahraga dan Seni Dewan Musyawarah Taruna PTDI-STTD periode 2024/2025.

Keterlibatannya di organisasi menunjukkan bahwa aktivitasnya di kampus tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga dalam pengembangan kepemimpinan dan kegiatan kemahasiswaan.

Sebagai mahasiswa PTDI-STTD, Ghaza mendalami berbagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan transportasi darat. Materi pembelajarannya meliputi sistem transportasi, manajemen lalu lintas, keselamatan berkendara, hingga perencanaan dan pengelolaan transportasi.

Program tersebut dirancang untuk mencetak sumber daya manusia yang kompeten dalam mendukung pengembangan sistem transportasi darat yang aman, efektif, dan berkelanjutan.

Di luar dunia akademik, Ghaza juga pernah menorehkan prestasi olahraga. Ia berhasil meraih medali perunggu pada nomor 200 Meter Bifins KU-C dalam Kejuaraan Nasional Finswimming 2019.

Finswimming sendiri merupakan cabang olahraga renang menggunakan sirip yang menuntut kecepatan, teknik, serta daya tahan fisik yang tinggi.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*