Dugaan Curang OSN-K SMAN 1 Babat Toman Viral, Warganet Minta Diusut

OSN-K SMAN 1 Babat Toman Disorot, Video Ujian Picu Dugaan Curang (Kalderanews.com/Ist)
Sharing for Empowerment

Dugaan kecurangan OSN-K di SMAN 1 Babat Toman viral setelah rekaman ujian beredar. Warganet menyoroti video y dan mendesak penyelidikan.

BANYUASIN, KalderaNews.com– Media sosial dihebohkan dengan dugaan kecurangan saat pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) yang menyeret nama SMAN 1 Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Dugaan tersebut mencuat setelah sebuah unggahan di Threads dari akun @hurryyyyypotter menjadi viral. Dalam unggahannya, pemilik akun mempertanyakan hasil OSN-K yang disebut membuat satu sekolah tersebut berhasil meloloskan peserta ke tingkat provinsi di hampir seluruh bidang lomba.

Awalnya, ia mengaku kagum dengan pencapaian tersebut. Namun, setelah menyaksikan tayangan siaran langsung pelaksanaan OSN-K di YouTube, ia mulai mencurigai adanya dugaan pelanggaran selama ujian berlangsung.

BACA JUGA:

“Ini gimana ya cara report ke Puspresnas kalau ada yang curang? Di Kabupatenku ada 1 sekolah yang tiba-tiba tahun ini borong maju ke provinsi di semua bidang. Awalnya kagum banget, dan mau nanya-nanya gimana cara belajarnya, tapi pas lihat live YouTube ya Allah, kelihatan banget itu pakai HP. Sumpah, gak adil banget untuk siswa-siswaku yang udah belajar sampai muak kayaknya kurang lebih 1 semester ini. Perhatiin deh itu yang sebelah kiri itu, pakai HP gak sih itu,” tulisnya.

Unggahan tersebut kemudian ramai diperbincangkan dan memicu berbagai spekulasi di media sosial.

Video live mendadak diprivat

Akun tersebut juga mengungkapkan bahwa tayangan live YouTube yang sebelumnya dapat diakses publik kini sudah tidak lagi tersedia karena diprivat.

Meski demikian, ia mengaku telah mengunduh video tersebut dan menyimpan rekaman layar yang kemudian diunggah sebagai bukti adanya sejumlah kejanggalan yang menurutnya terlihat selama pelaksanaan ujian.

“Sekarang video live YouTubenya udah di private sama mereka, guys. Tapi kita udah download dan ini sedikit screen recordnya. Videonya aku cepetin ya. Di tengah live, tiba2 ada jeda dan suaranya di mute.”

Dalam rekaman yang beredar, sejumlah warganet menyoroti adanya jeda pada siaran langsung serta bagian video yang disebut tidak disertai suara.

Warganet desak evaluasi sistem pengawasan OSN

Viralnya unggahan tersebut memicu beragam komentar dari warganet. Sebagian menilai sistem pelaksanaan OSN secara daring perlu dievaluasi agar peluang terjadinya kecurangan dapat diminimalkan.

“Makanya sistem OSK smpei OSN yang bener itu wajib offline. bukan online,” tulis akun @gisellaliati.

Senada, akun @sunnykele4 menilai pelaksanaan ujian sebaiknya dipusatkan di bawah pengawasan dinas pendidikan.

“Makanya kenapa harus diadakan mandiri. Kenapa tidak disatukan diadakan di dinas pendidikan saja.”

Sementara itu, akun @mon0mod menduga peserta memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan saat mengerjakan soal.

“Wah iya, pake Chat GPT itu ketauan di foto2 layarnya, ancur2 kalo yang lolos modelan gini. Kita tag rame2 aja ke puspresnas biar di blacklist sekolahnya.”

Salah satu komentar yang paling banyak mendapat perhatian juga datang dari akun @mom_of_two18, yang mengaku menemukan sejumlah kejanggalan setelah mencermati rekaman video yang beredar.

“Kenapa tb2 videonya private kalau tidak ada kecurangan? 🧐

1. 8.46 tb2 jeda dan mute.

2. Cewe di tengah depan melihat ke bawah meja sejak jeda.

3. 9.07 Cewe kiri depan foto layar pake apa?

4. 10.30 bapak baju angka 17 kenapa lihat ke kamera terus pak, cari posisi pas buat nutupin sstu ya?

5. Kalau peserta yg di ujung2 kenapa jarang kesorot kamera? Semoga bkn titipan.

6. Lucunya mata pengawas apa tidak bisa melihat ada hp??

7. Terlalu banyak kejanggalannya 😭😭🫵🏻.”

Ada yang mengaku pernah menemui pengalaman serupa

Di tengah ramainya perbincangan, akun @rodhiyah_saja mengaku pernah menyaksikan pengalaman yang menurutnya serupa ketika seorang kenalannya mendampingi peserta OSN.

“Nggak heran sih. Pernah ada teman saya post story mendampingi anaknya yang sedang lomba OSN, karena kebetulan dia memang lulusan yang lumayan menguasai bidang itu. Dia berterima kasih sama gurunya karena diizinkan mendampingi dan membantu anaknya. Saya kaget dan mempertanyakan, kenapa bisa gitu? Dia jawab gelagapan, langsung dihapus storynya, dan bilang kalau itu cuma detik-detik terakhir aja katanya. Langsung hilang respect sama orangnya. Benci banget ketidakjujuran seperti ini.”

Sementara akun @aoromoaon menilai persoalan serupa berpotensi terjadi pada pelaksanaan ujian lain.

“Anda akan melihat banyak hal ini saat TKA nanti.”

Meski demikian, hingga saat ini seluruh tudingan yang beredar di media sosial tersebut masih sebatas dugaan. Belum ada pernyataan resmi dari pihak sekolah, penyelenggara OSN, maupun Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) terkait dugaan kecurangan yang ramai diperbincangkan warganet.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*