Mengapa Islam, Konflik dan Politik di Asia Tenggara Menarik Perhatian Dunia?

Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Semarang ini dirancang dalam gaya arsitektural campuran Jawa, Islam dan Romawi. Bangunan utama masjid beratap limas khas bangunan Jawa, namun di bagian ujungnya dilengkapi dengan kubah besar berdiameter 20 meter, ditambah lagi dengan 4 menara masing masing setinggi 62 meter di tiap penjuru
Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Semarang ini dirancang dalam gaya arsitektural campuran Jawa, Islam dan Romawi. Bangunan utama masjid beratap limas khas bangunan Jawa, namun di bagian ujungnya dilengkapi dengan kubah besar berdiameter 20 meter, ditambah lagi dengan 4 menara masing masing setinggi 62 meter di tiap penjuru atapnya (KalderaNews/JS de Britto)
Sharing for Empowerment

BRIN luncurkan buku Springer rincian konflik, Islam, dan transformasi politik Asia Tenggara bersama pakar global.

JAKARTA, KalderaNews.com – Asia Tenggara tak hanya menjadi pusat perdagangan dunia, tetapi juga “kuali peleburan” tempat agama dan politik saling bertaut secara dinamis.

Merespons fenomena sosial-politik yang kian kompleks ini, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama penerbit global bereputasi, Springer, meluncurkan buku internasional berjudul Islam, Conflict, and Political Transformation in Southeast Asia.

Karya ilmiah lintas negara ini hadir membongkar peran mendalam agama dalam membentuk perdamaian hingga demokratisasi di kawasan.

BACA JUGA:

Peluncuran karya monumental ini diselenggarakan melalui seminar ilmiah pada Senin (10/8/2026) di Auditorium Lantai 1 Gedung Widya Graha, BRIN KST Sarwono Prawirohardjo, Jakarta.

Peran Sentral Agama dalam Transformasi Politik Kawasan

Kajian mengenai kawasan Asia Tenggara telah menjadi fokus penelitian Pusat Riset Kewilayahan (PRW) BRIN sejak pertama kali berdiri pada tahun 2001.

Komitmen panjang tersebut terus diperkuat melalui kerja sama riset internasional, termasuk program Visiting Fellowship yang berjalan sejak 2022. Salah satu hasil (output) konkretnya adalah terbitnya buku ini oleh penerbit Springer pada April 2026.

Periset PRW BRIN sekaligus editor buku, Ahmad Nuril Huda, menegaskan bahwa buku ini menawarkan sudut pandang multidisiplin dalam membedah relasi kompleks antara agama, konflik, dan perubahan politik di Asia Tenggara.

“Asia Tenggara merupakan kawasan dengan tingkat keberagaman agama, etnis, dan budaya yang sangat tinggi. Dalam konteks tersebut, agama tidak hanya hadir sebagai identitas sosial, tetapi juga berperan dalam proses pembentukan perdamaian, penyelesaian konflik, hingga transformasi politik,” terangnya.

“Buku ini berupaya menjelaskan dinamika tersebut melalui berbagai studi kasus yang disusun berdasarkan temuan-temuan empiris dari para peneliti lintas negara,” ungkap Nuril.

Kolaborasi Global: 16 Peneliti Lintas Negara & 4 Negara Fokus

Kehadiran publikasi bereputasi internasional ini menjadi bukti nyata kapasitas serta kepakaran peneliti Indonesia di panggung akademik global. Buku ini dikurasi dan dieditori oleh empat akademisi terkemuka: Ahmad Suaedy, James Hoesterey, Amin Mudzakkir, dan Ahmad Nuril Huda.

Buku yang diterbitkan oleh Springer pada April 2026 ini merangkum 14 bab kajian empiris mendalam hasil kolaborasi 16 akademisi dan peneliti lintas institusi dari Indonesia maupun luar negeri.

Di bawah arahan tim editor kawakan, Ahmad Suaedy, James Hoesterey, Amin Mudzakkir, dan Ahmad Nuril Huda, karya ilmiah ini membedah secara tajam dinamika hubungan agama, konflik, dan transformasi politik di empat negara kunci Asia Tenggara: Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina.

Ahmad Nuril Huda menegaskan bahwa kolaborasi lintas negara ini sangat krusial untuk menguatkan literatur internasional mengenai wajah Islam di ruang publik Asia Tenggara.

Ia berharap karya ilmiah ini mampu menjadi referensi segar bagi para akademisi, mahasiswa, pembuat kebijakan, hingga masyarakat luas yang ingin memahami kelindan antara agama, konflik, dan demokrasi di kawasan ini.

Lebih dari sekadar publikasi, kehadiran buku ini menandai bahwa riset yang diusung oleh peneliti Indonesia bersama mitra global mampu menembus standar ketat penerbit bergengsi kelas dunia.

Forum Dialog Ilmiah Bersama Deretan Tokoh dan Akademisi Senior

Peluncuran buku ini tidak berhenti pada penyerahan karya cetak semata, melainkan dikemas sebagai panggung dialog ilmiah yang dinamis dan mendalam.

Momen peluncuran tersebut disempurnakan dengan seminar yang menghadirkan jajaran tokoh penting serta pakar studi Islam dan politik terkemuka.

Di antaranya hadir Ketua Umum PBNU K.H. Dr. Yahya Cholil Staquf, intelektual Muslim senior Fachry Ali, serta para akademisi teruji seperti Prof. Dr. Dzuriyatun Toyibah, M.A., Dr. Irine Hiraswari Gayatri, M.A., James Hoesterey, Ph.D. dari Emory University, Dr. Ahmad Suaedy dari UNUSIA Jakarta, hingga Peneliti Senior PRW BRIN Dr. Ahmad Helmy Fuady, M.A.

Komitmen BRIN: Menghadirkan Kebijakan Berbasis Bukti (Evidence-Based Policy)

Langkah strategis BRIN dalam membawa riset kawasan ke tingkat global bertumpu pada misi utama untuk menghasilkan pengetahuan yang tak hanya teoretis, tetapi juga responsif terhadap isu-isu kebangsaan dan regional.

Melalui terbitnya buku Islam, Conflict, and Political Transformation in Southeast Asia beserta gelaran seminarnya, BRIN berkomitmen memperluas jangkauan hasil penelitian agar dapat diakses oleh khalayak internasional sekaligus memperkokoh jaringan kolaborasi riset antarnegara secara berkelanjutan.

Pada akhirnya, sumbangsih ilmiah ini diharapkan dapat menjadi pijakan berbasis bukti (evidence-based) yang kokoh bagi para pembuat kebijakan.

Dengan merujuk pada temuan riset teruji, perumusan kebijakan sosial-politik maupun strategi diplomasi regional di masa depan dapat berjalan lebih akurat, inklusif, dan responsif terhadap dinamika zaman.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


73 views