Miris! Dugaan Guru Swasta Jaga Booth Mall Sampai Malam

Tangkapan layar sebuah utas dari akun Threads @monyet.raw viral setelah membagikan pengamatannya saat mengunjungi pameran pendidikan Global Prestasi School (GPS) di Summarecon Mall Bekasi (SMB)
Tangkapan layar sebuah utas dari akun Threads @monyet.raw viral setelah membagikan pengamatannya saat mengunjungi pameran pendidikan Global Prestasi School (GPS) di Summarecon Mall Bekasi (SMB) (KalderaNews/Malena)
Sharing for Empowerment

Polemik di Threads, unggahan tentang guru sekolah swasta berjaga di booth pameran mal hingga malam menuai keprihatinan.

JAKARTA, KalderaNews.com – Pernahkah Anda melihat guru sekolah swasta menjaga booth pameran pendidikan di mal hingga larut malam?

Belum lama ini, sebuah utas dari akun Threads @monyet.raw jadi polemik setelah membagikan pengamatannya saat mengunjungi pameran pendidikan Global Prestasi School (GPS) di Summarecon Mall Bekasi (SMB).

Dalam unggahannya, pemilik akun @monyet.raw mengaku sedih melihat para guru harus berjaga secara bergantian hingga pukul 22.00 WIB setiap pulang sekolah.

BACA JUGA:

“Habis menyambagi booth Global Prestasi School di Mall Summarecon Bekasi dan ternyata ada guru-gurunya juga
Sedih deh semua guru selang seling tiap pulang sekolah jaga booth ini sampai jam 10 malam. Sehat terus Ms, Mrs & Mr”

Fenomena ini langsung memicu perdebatan sengit di kolom komentar mengenai batas profesionalisme, kesejahteraan guru swasta, hingga realita operasional dunia pendidikan modern.

Perdebatan Sengit Warganet: Antara Eksploitasi dan Loyalitas

Unggahan tersebut dibanjiri berbagai respons dari warganet yang melihat isu ini dari sudut pandang berbeda. Akun @horemamam langsung mengekspresikan keterkejutannya: “Whaaat sampai 22.00?? Penasaran dehh Mr and Ms tersebut digaji berapa yaa🤔”

Menanggapi rasa penasaran tersebut, akun @gchris512 yang merepresentasikan sudut pandang tenaga pendidik memberikan klarifikasi: “POV dari guru juga ya biasanya kita ada uang transport dari yayasan kak tapi skema pembayaran dan besarnya tiap yayasan beda2 ya kak.”

Meski demikian, banyak pihak yang menyayangkan kebijakan tersebut. Akun @gianna_simple secara tegas menuliskan kritiknya: “Guru di swasta, disuruh ‘kerja’ di weekend sampe shift2an gitu big No buat aku ya. Sedih lihatnya. Mereka pasti gak mau sebenarnya, tapi mungkin diharuskan sama pihak yayasan.”

Di sisi lain, realita dunia kerja swasta menuntut fleksibilitas tinggi demi keberlangsungan institusi. Akun @justinmeones menambahkan sudut pandang pragmatis: “Masalahnya kalo muridnya berkurang, guru pun ada yg berkurang 😅”

Argumen ini divalidasi oleh pengalaman dari @mrscuriminmin yang melihat dedikasi serupa di luar jam sekolah: “Tapi kayaknya guru guru GPS juga suka nemenin anak anak yang lomba juga terkadang weekend, pernah jg sampai tengah malam. Mungkin sudah ada kompensasinya dr sekolah.”

Menakar Profesionalisme dan Kesejahteraan Guru di Era Modern

Kasus viral dari akun @monyet.raw ini membuka mata kita terhadap kompleksitas profesi pendidik saat ini. Guru tidak lagi hanya bertanggung jawab di dalam ruang kelas, tetapi juga kerap dilibatkan dalam strategi branding dan pemasaran sekolah.

Bagi institusi pendidikan, pameran di pusat perbelanjaan adalah cara efektif menjaring calon peserta didik baru. Namun, transparansi kompensasi, kejelasan kontrak kerja, serta perlindungan hak waktu istirahat pendidik harus tetap menjadi prioritas utama agar standar kesejahteraan guru tetap terjaga dengan baik.

Hingga berita ini diturunkan belum ada klarifikasi pihak yayasan atau sekolah yang bersangkutan terkait polemik ini. Bagaimana pandangan Anda melihat tugas tambahan di luar jam mengajar bagi seorang tenaga pendidik?

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


46 views