Gokil, Hasil Riset Siswi Madrasah Terbit di Jurnal Internasional

Hasil penelitian Nisrina Akmiyati dan Rizki Munawaroh Damoiko terbit di jurnal internasional ber-indeks Scopus. (KalderaNews.com/Dok.Kemenag)
Hasil penelitian Nisrina Akmiyati dan Rizki Munawaroh Damoiko terbit di jurnal internasional ber-indeks Scopus. (KalderaNews.com/Dok.Kemenag)

TANAH LAUT, KalderaNews.com – Hasil penelitian dua siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Nisrina Akmiyati dan Rizki Munawaroh Damoiko terbit di jurnal internasional ber-indeks Scopus, IOP Conference Series: Earth and Enviromental Science, vol 572, 2020.

Naskah penelitian bertajuk “Socio-Economic Analysis of Traditional Diamond Mining Community in Banjarbaru City, South Kalimantan”. Penelitian itu menelusuri pertambangan intan tradisional di Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka.

BACA JUGA:

Nisrina berkisah, riset ini diawali dari rasa ingin tahu tentang pengelolaan tambang tradisional di daerahnya yang melegenda. “Walau masyarakat di sana banyak yang menjadi penambang, tapi kesejahteraan mereka masih jauh dari kata cukup,” ujarnya.

Mula-mula, Nisrina merasa penelitian ini akan mengalami kesulitan. “Pada awalnya saya merasa ini sesuatu yang sulit. Namun, setelah jatuh dalam prosesnya, ternyata meneliti jauh lebih menyenangkan dari apa yang saya bayangkan,” kenangnya.

Menurut Nisrina, penelitian mereka kemudian diajukan dalam ajang Madrasah Young Research SuperCamp (MYRES) 2018 yang digelar Kementerian Agama. “Saat itu, riset kami masuk 15 besar terbaik bidang sosial humaniora se-Indonesia dan berhak mengikuti bimbingan lebih intensif di Serpong, Tangerang oleh para mentor dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI),” katanya.

Dari 15 proposal terpilih bidang Soshum tersebut, kata Damoiko, dilakukan seleksi lagi untuk mendapatkan enam proposal terbaik. “Pada ajang tersebut, kami hanya mampu meraih predikat Harapan 1, tetapi penelitian kami memikat hati para peneliti LIPI,” ujarnya.

Pada simposium internasional tahunan di Bogor tahun 2019 yang dihadiri para pakar, peneliti luar dan dalam negeri, Nisrina dan Damoiko diundang. Mereka kembali mempresentasikan hasil risetnya. Saat itu, mereka dimentori tiga peneliti LIPI, yaitu Aliyansah Abdurrahim, MDH Rahiem, dan Munash Ramli. Nisrina dan Damoiko pun sukses mempresentasikan hasil penelitian mereka.

Penelitian mereka lalu diajukan untuk masuk dalam jurnal internasional ter-indeks Scopus. Oktober 2020, Nisrina dan Daoiko mendapat informasi bahwa karya mereka berdua dinilai layak dan telah terbit di jurnal internasional.

“Kami sangat bersyukur atas pencapaian baru yang tidak pernah kami kira akan kami dapatkan sebelum memulai penelitian. Kami menyampaikan rasa syukur dan bahagia. Selain berkat kerja keras, capaian ini tidak terlepas dari dukungan orang tua, pembimbing, seluruh warga madrasah, mentor dan juri MYRES 2020,” ucap Nisrina.

Nisrina mengajak generasi muda, terutama siswa di seluruh Indonesia agar tidak pernah takut untuk mencoba hal baru, karena segala sesuatu bermula dari titik nol. “Jangan takut untuk mencoba memulai penelitian karena merasa tidak jago. Sesungguhnya, ketakutan terbesar berasal dari pikiran kita sendiri,” katanya.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*