Raih Beasiswa Erasmus+, Ini Lho Kata Mereka

KI-KA: Angelo Wijaya (Pertukaran Mahasiswa), Caroline Herawati Manik (Beasiswa Master), Direktur Intra Kawasan dan Antar Kawasan Amerika dan Eropa di Kementerian Luar Negeri RI Dewi Gustina Tobing, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Guérend dan Risma Yulistiana (Beasiswa Doktoral) di Le Meridien Hotel Jakarta, Sabtu, 19/8
KI-KA: Angelo Wijaya (Pertukaran Mahasiswa), Caroline Herawati Manik (Beasiswa Master), Direktur Intra Kawasan dan Antar Kawasan Amerika dan Eropa di Kementerian Luar Negeri RI Dewi Gustina Tobing, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Guérend dan Risma Yulistiana (Beasiswa Doktoral) di Le Meridien Hotel Jakarta, Sabtu, 19/8 (KalderaNews/JS de Britto)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Sebanyak 225 mahasiswa dan dosen Indonesia yang memperoleh beasiswa Erasmus+ (Erasmus Plus) dari Uni Eropa siap terbang tahun ini untuk menempuh studi di berbagai negara di Eropa.

Dalam sambutannya mewakili mereka yang akan ikut program pertukaran mahasiswa tingkat Sarjana Angelo Wijaya dari UGM mengatakan, “Saya berencana untuk menimba ilmu di luar negeri untuk belajar dari negara lain, sehingga ke depannya, saya dapat menyumbangkan pengetahuan dan pengalaman saya untuk membangun negara saya”.

BACA JUGA:

Perwakilan dari mahasiswa tingkat Magister Caroline Herawati Manik menambahkan,”Belajar di luar negeri akan membuka lebih banyak kesempatan dan membawa saya lebih dekat untuk menjadi seorang profesional yang berkontribusi kepada negara dan komunitas saya. Saya berharap dapat mendorong orang Indonesia lainnya untuk berani mewujudkan impian mereka untuk belajar di Eropa”.

Sementara itu kandidat Doktor, Risma Yulistiana menandaskan, “Melalui penelitian, saya berharap dapat belajar membangun kolaborasi penelitian yang akan berkontribusi untuk memperkuat sains dan teknologi di Indonesia dan juga mempererat hubungan antara Indonesia dan Uni Eropa”.

Erasmus+ adalah program €16 milyar dari Uni Eropa untuk membiayai pendidikan, pelatihan, pemuda dan olah raga. Program ini dibentuk berdasarkan atas keberhasilan program Erasmus yaitu program pertukaran pelajar dari Uni Eropa.

Erasmus+ menggabungkan tujuh program yang didanai Uni Eropa yaitu: Tempus, Leonardo, Erasmus, Erasmus Mundus, Alfa, Comenius dan Edulink. Aplikasi program S-2 Erasmus+ mulai tahun akademik 2018 akan dibuka sekitar bulan Oktober 2017.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


1,148 views