Lulus SNMPTN 2020? Kamu Wajib Buktikan Peduli Pencegahan Covid 19

Anak kecil mencuci tangan dalam sosialisasi cegah Covid 19 UNICEF (UNICEF)

SOLO, Kalderanews.com – Jika kamu telah dinyatakan lulus Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) 2020, saatnya kini menunjukkan bukti. Bukti bahwa kamu peduli pada pencegahan wabah Covid 19.

Di beberapa universitas, bukti ini bahkan menjadi syarat untuk melakukan registrasi. Di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), misalnya, sebanyak 1.720 peserta yang lolos SNMPTN diwajibkan membuktikan aktivitas masing-masing dalam pencegahan Covid 19.

BACA JUGA:



Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho mengatakan mahasiswa baru yang /akan melakukan registrasi, wajib mengunggah bukti kegiatan sosialisasi pencegahan Covid 19. Bentuk-bentuk aktivitas sosialisasi pencegahan itu dapat bermacam-macam. Misalnya, ajakan untuk cuci tangan, pakai masker, tidak kumpul-kumpul, ajakan tidak mudik, memberi petunjuk membuat masker, dan lain-lain.

Menurut Prof. Jamal, dikutip dari suarakarya.id, hal ini dimaksudkan untuk menunjukkan kepedulian mahasiswa baru terhadap pandemi yang tengah dihadapi oleh masyarakat dunia saat ini.

Sementara itu Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mengeluarkan imbauan serupa kepada seluruh mahasiswa baru. Ketua LTMPT Mohammad Nasih mengatakan para peserta yang lulus SNMPTN diminta menjadi duta pencegahan wabah Covid 19. Mereka diimbau untuk turut melakukan sosialisasikan materi pencegahan lewat media sosial masing-masing

Dikutip dari Detik.com, ia mengatakan pihaknya telah mempersiapkan berbagai macam materi yang dapat dipakai untuk disampaikan oleh para peserta kepada publik.

Menurutnya, hal ini dapat menjadi salah satu bentuk ungkapan syukur mereka yang telah lulus seleksi SNMPTN 2020.

SNMPTN 2020 telah meluluskan 96.496 peserta, yang merupakan 94,82 persen dari yang mendaftar. (SM)

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu.




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*