Anak-anak di Canberra Belajar Gamelan Bali Secara Tatap Muka

Peserta didik di Sekolah St. Thomas the Apostle Primary School, Kambah, ACT belajar gamelan Bali pada 28 Agustus 2020
Peserta didik di Sekolah St. Thomas the Apostle Primary School, Kambah, ACT belajar gamelan Bali pada 28 Agustus 2020 (KalderaNews/KBRI Canberra)

CANBERRA, KalderaNews.com – Proses belajar-mengajar di Canberra, Australia sudah relatif normal, walaupun tetap dijalankan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Kebijakan Pemerintah ACT (Australian Capital Territory) memang telah membolehkan sekolah dibuka atau kegiatan belajar tatap muka dengan tetap menerapkan protokol Covid-19.

Seperti yang dilakukan Sekolah St. Thomas the Apostle Primary School, Kambah, ACT pada 28 Agustus 2020, sekolah ini sudah mengundang KBRI Canberra untuk memberikan workshop budaya Indonesia. Kegiatan workshop diisi dengan workshop gamelan Bali dengan tujuan memperkenalkan budaya Indonesia (Bali).

BACA JUGA:

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Canberra, M. Imran Hanafi, menjelaskan pelajaran/kuliah Bahasa Indonesia di sekolah dan perguruan tinggi Australia selalu dibarengi dengan pengenalan budaya Indonesia.

“Jadi, kita berusaha agar masyarakat Australia dapat mengenali Indonesia secara utuh,” tandasnya.

Dalam workshop kali ini , Staf KBRI Canberra, I Gde Eka Riadi memberikan penjelasan mengenai sejuk beluk gamelan Bali dan cara memainkannya.

Karena dilakukan sesuai protokol kesesahan, pelajar yang mengikuti workshop dibagi dalam tiga sesi. Setiap sesinya diikuti 30 orang.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat, dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*