Ini Ungkapan dan Harapan Jujur Sejumlah Tokoh di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021




Upacara peringatan Hardiknas 2021 dengan tema “Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar” di halaman Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jakarta, Minggu, 2 April 2021
Upacara peringatan Hardiknas 2021 dengan tema “Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar” di halaman Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jakarta, Minggu, 2 April 2021 (KalderaNews/Dok. Kemendikbud)

JAKARTA, KalderaNews.com – Sejumlah tokoh hadir pada upacara peringatan Hardiknas 2021 dengan tema “Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar” di halaman Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jakarta, Minggu, 2 April 2021. Selain mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), mereka pun mengungkapkan harapannya.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Franka Makarim menegaskan bahwa salah satu pelajaran yang didapat dari pandemi Covid-19 ini adalah tantangan bagaimana menjadi orang tua di saat anak-anak harus belajar dari rumah.

“Saya juga belajar banyak selama satu tahun terakhir, termasuk menyadari betapa besarnya peranan Ibu dan Bapak guru dalam memastikan anak-anak belajar dan berkembang serta membangun karakter mereka dengan baik,” ungkap Franka.

BACA JUGA:

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo menambahkan dampak pandemi Covid-19 yang telah menggerus berbagai aspek kehidupan, namun tidak boleh menjadi penghalang bagi kita untuk tetap berkarya.

“Membangun kebersamaan dan menguatkan komitmen kebangsaan kita, melalui transformasi pendidikan kita harus tetap bergerak serentak mewujudkan Merdeka Belajar,” tutur Bambang.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Agustina Wilujeng Pramestuti menyampaikan Merdeka Belajar, Kampus Merdeka dan Pelajar Pancasila diharapkan menjadi titik awal keberhasilan pembangunan karakter generasi muda dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berbhineka tunggal ika.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Dosen Indonesia, Dino Patti Djalal berpendapat di abad ke-20 Indonesia banyak dimajukan dan dibangun oleh Sumber Daya Alam. Di abad ke-21 Sumber Daya Manusia yang benar-benar akan memajukan Indonesia.

“Karena itu, marilah kita terus melakukan transformasi sistem pendidikan kita, agar terus mencetak guru yang hebat dan anak-anak yang juga cerdas dan unggul,” harap Dino.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*