Inilah Nama-nama Ekonom yang Diprediksi Sabet Hadiah Nobel Ekonomi 2021 Sore Ini

Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) yang juga mantan Wakil Presiden Bank Dunia Bidang Ekonomi dan Penelitian asal Amerika, Anne Krueger
Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) yang juga mantan Wakil Presiden Bank Dunia Bidang Ekonomi dan Penelitian asal Amerika, Anne Krueger (KalderaNews/Ist)

JAKARTA, KalderaNews.com – Penganugerahan Hadiah Nobel Ekonomi 2021 pada Senin sore ini akan mengakhiri musim pemberian Nobel yang sudah menjadi tradisi ditandai dengan pilihan sangat mengejutkan dan secara tradisional didominasi kaum pria.

Makroekonomi, kesehatan dan pasar tenaga kerja adalah conorh topik yang paling favorit diunggulkan menjelang pengumuman.

Kalau pada 2021 ini baru ada 1 perempuan yang memenangkan Nobel yakni jurnalis Filipina Maria Ressa yang memenangkan Hadiah Perdamaian, secara historis Nobel Ekonomi baru diberikan kepada dua perempuan, yakni Elinor Ostrom pada 2009 dan Esther Duflo pada 2019.

BACA JUGA:

Pada tahun ini Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) yang juga mantan Wakil Presiden Bank Dunia Bidang Ekonomi dan Penelitian asal Amerika, Anne Krueger digembar-gemborkan berpeluang mendapatkan Nobel Ekonomi 2021.

Mesku berusia 87 tahun, tentu bukan hambatan untuk memenangkan Hadiah Nobel, demikian dikatakan Micael Dahlen, seorang profesor pemasaran di Stockholm School of Economics.

Sementara itu, rekan senegaranya Claudia Goldin, yang penelitiannya berfokus pada ketidaksetaraan dan angkatan kerja perempuan, juga difavoritkan untuk menjadi perempuan ketiga yang menerima penghargaan Nobel Ekonomi 2021.

Kandidat lainnya yang jadi perbincangan adalah Janet Currie asal Amerika yang dikenal karena karyanya tentang dampak program anti-kemiskinan pemerintah pada anak-anak, Ekonom Tenaga Kerja Belgia Marianne Bertrand dan Ahli Ekonomi Mikro Amerika Susan Athey, yang merupakan wanita pertama yang memenangkan penghargaan bergengsi John Bates Clark pada 2007.

Hubert Fromlet, seorang profesor yang berafiliasi dengan Universitas Linnaeus di Swedia, menulis dalam sebuah makalah yang memprediksi calon pemenang menyebutkan Ekonom seperti Paul Slovic juga berpeluang memenangkannya.

Slovic adalah Profesor Psikologi di University of Oregon yang telah melihat bagaimana orang menimbang risiko dan memperkenalkan konsep “mati rasa psikis”, ketidakpedulian yang dapat terjadi ketika orang dihadapkan dengan bencana yang luar biasa.

Kandidat lainnya Roger W. Garrison, Nobuhiro Kiyotaki dari Jepang, John Moore dari Inggris, Douglas Diamond dari Amerika, Joshua Angrist dari Israel-Amerika, Ekonom Tenaga Kerja Kanada, David Card, Ekonom Prancis Olivier Blanchard hingga Thomas Piketty dengan bukunya “Capital in the Twenty-First Century”.

Namun lagi-lagi harus diakui, banyak prediksi biasanya meleset dan jauh dari yang banyak dipikirkan orang. Penganugerahan Hadiah Nobel banyak di luar prediksi.

* Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*