Polemik Partai Mahasiswa Indonesia, Begini Tanggapan Kemendikbudristek




Ilustrasi: Unjuk rasa mahasiswa. (Ist.)
Ilustrasi: Unjuk rasa mahasiswa. (Ist.)

JAKARTA, KalderaNews.com – Partai Mahasiswa Indonesia telah berdiri dan disahkan pemerintah sejak awal tahun. Tetapi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) mengingatkan agar semua pihak tetap menjaga kampus dari politik praktis.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Pendidikan Tingggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Diktiristek), Profesor Nizam mengatakan, mahasiswa tetap memiliki hak berpolitik.

BACA JUGA:

“Mahasiswa adalah insan dewasa. Sebagai bagian dari masyarakat, tentu mahasiswa punya hak politik yang dilindungi undang-undang. Jadi kalau mahasiswa akan terjun di dunia politik, tidak ada larangan,” ucap Prof. Nizam.

Prof. Nizam mengatakan, perguruan tinggi tetap berada pada tugasnya, yaitu mengabdikan diri dalam ilmu dan pendidikan. Kampus adalah lembaga akademik yang tugasnya menjaga dan mencari kebenaran ilmiah, maka kampus tidak boleh berpolitik praktis agar ilmunya tidak partisan.

Partai Mahasiswa Indonesia sendiri telah terdaftar di Kemenkumham dengan Nomor Keputusan Menteri Hukum dan HAM adalah M.HH-6.AH.11.01 TAHUN 2022 tanggal 21 Januari 2022. Partai Mahasiswa Indonesia dipimpin Eko Pratama yang juga Koordinator Pusat BEM Nusantara.

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu




Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*