Begini Sejarah Singkat Kerajaan Inggris dan Daftar Para Penguasanya

Istana Buckingham Inggris. (Ist.)
Istana Buckingham Inggris. (Ist.)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Pemimpin Kerajaan Inggris, Ratu Elizabeth II meninggal dunia dalam usia 96 tahun.

Ratu Elizabeth II diangkat sebagai ratu setelah ayahnya, Raja George VI wafat pada 6 Februari 1952, saat Elizabeth berusia 25 tahun. Ia diangkat sebagai Ratu Inggris pada Juni 1953.

Kerajaan Inggris adalah salah satu kerajaan terbesar dan tertua di dunia yang memulai puncak kejayaannya pada abad ke-20.

BACA JUGA:

Wilayahnya mencakup Inggris, Wales, Skotlandia, sampai utara Irlandia.

Kerajaan Inggris berdiri sekitar tahun 925 Masehi dan disahkan oleh gabungan suku Anglo-Saxon.

Kerajaan ini resmi terbentuk usai penandatanganan Traktat Persatuan tahun 1706, lalu diratifikasi dengan Act of Union (Undang-Undang Persatuan) pada 1707.

Melalui Act of Union itu, Kerajaan Inggris, termasuk Wales dan Kerajaan Skotlandia bergabung menjadi satu kerajaan yang meliputi seantero Britania Raya beserta pulau-pulau di sekitarnya.

Berlanjut pada 1801, United Kingdom mulai terbentuk usai Britania Raya bergabung bersama Irlandia.

Namun pada 1922, Republik Irlandia melepaskan diri dan tersisa hanya bagian utaranya saja yang masih masuk ke Inggris Raya.

Tercatat ada tujuh kerajaan utama pada era Anglo-Saxon yang berada di bawah naungan Wessex, yaitu East Anglia, Mercia, Northumbria, Wessex, Essex, Kent, dan Sussex.

Raja pertama yang bertakhta di tanah Inggris diketahui berasal dari Raja Mercia pada 774 Masehi.

Sepeninggal Mercia, kekuasaan dilanjutkan ke tangan pimpinan Kerajaan Wessex dari kawasan barat daya Inggris sejak 802 hingga 927 Masehi.

Selama dipimpin Kerajaan Wessex ada 16 raja yang saling berganti menduduki kekuasaan. Mulai dari Raja Egbert paling pertama sampai Edmund di takhta terakhir Wessex.

Menurut sejarah, tercatat Kerajaan Inggris Raya melakukan upaya tentatif pertama kali untuk mendirikan permukiman di luar negeri pada abad ke-16.

Pada abad itu, terjadi ekspansi maritim berkompetisi melawan Prancis serta ambisi perdagangan. Ekspansinya meluas cepat sampai abad ke-17.

Bukti ekspansi tersebut ditandai dengan berdirinya sejumlah permukiman di Amerika Utara dan Hindia Barat.

Keberlanjutan kekuasaan Kerajaan Inggris masih terus berjalan sampai keluarga Saxe-Coburg-Gotha yaitu Edward VII yang memimpin dari 1901-1910.

Edward VII merupakan anak dari Victoria dan Pangeran Consort Albert Saxe-Coburg-Gotha. Setelah masa kekuasaan Edward berakhir, berganti ke George V dari 1910-1936.

George V ini mengganti nama keluarga menjadi Windsor. Usai masa bakti George V selesai, penerusnya adalah Edward VIII pada 1936.

Tetapi, sebelum dinobatkan sebagai raja, ia memilih mundur karena menikahi Wallis Simpson yaitu sosialita asal Amerika Serikat dan statusnya tidak berhak menjadi raja.

Gelar raja selanjutnya diturunkan ke adiknya yaitu George VI (1936-1952), dan diteruskan ke Ratu Elizabeth II dari 1952 hingga wafat pada 2022.

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*