Nongol Kembali di Kampus Pasca 3 Tahun Pandemi Mahasiswa RI di China Merasa Aneh tapi Senang

Mahasiswa internasional di XJTLU China
Sharing for Empowerment

JAKARTA, Kalderanews.com — Seperti juga mahasiswa internasional lainnya, mahasiswa Indonesia di China kembali menginjakkan kaki di negara itu untuk menjalani kuliah secara langsung. Mahasiswa

XJTLU (Xi’an Jiaotong-Liverpool University), misalnya, pekan lalu mengadakan pertemuan di kampus setelah tiga tahun kegiatan pembelajaran dilakukan secara virtual.

Kegiatan pertemuan ini dapat dilakukan setelah perbatasan China akhirnya dibuka setelah beberapa waktu ditutup.

Pertemuan secara langsung ini diselenggarakan pada tanggal 22 Februari 2023 dan dihadiri oleh lebih dari 260 mahasiswa internasional XJTLU yang berasal dari berbagai negara di belahan dunia.

BACA JUGA :

Mahasiswa internasional yang datang disambut oleh staf X-Global untuk nantinya ikut acara pelantikan.

Mahasiswa internasional ini akhirnya bisa bertemu dengan teman-teman sekampusnya, mengelilingi areal kampus, serta menikmati berbagai fasilitas sebagai mahasiswa internasional di China.

Fanela Ariya Claresta, dari Indonesia, mahasiswa tahun kedua jurusan Computer Science and Technology, sudah satu tahun kuliah di XJTLU yang keseluruhannya dilalui secara daring.

“Saya sampai di sini sekitar satu minggu yang lalu dan telah mengelilingi kota Suzhou. Saya sangat bersemangat untuk memulai kelas secara langsung setelah sebelumnya susah untuk fokus belajar saat belajar online di rumah,” kata dia.

“Sekarang berinteraksi dengan teman juga terasa lebih mudah dan tidak kikuk, karena sudah dapat bertemu secara langsung. Sangat senang akhirnya bisa ke kampus, saya tidak sabar untuk bisa berteman dengan teman-teman semuanya dan juga hidup sebagai mahasiswa di China,” ujar dia dengan antusias.

Pembelajaran onsite dimulai pekan ini dan kebanyakan akan menjadi kelas perdana meyambut kedatangan mahasiswa.

Mahasiswa Indonesia lainnya, Michelle Lionard, yang saat ini di tahun keempat jurusan Financial Mathematics , mengatakan: “Setelah hampir tiga tahun pergi, rasanya aneh bisa kembali dan menyesuaikan diri dengan kehidupan di sini lagi. Kebanyakan teman yang seangkatan sudah pergi dan mendapatkan pekerjaan, dan saya mulai berpikir bahwa saya tidak akan pernah bisa kembali ke sini. Saya sangat senang akhirnya bisa kembali ke sini.”

Kanghyun Kim dan Seungje Lee, dua mahasiswa tahun kedua dari Korea Selatan jurusan produksi TV, juga telah meninggalkan kampus sejak semester pertama program mereka. Selama pandemi, mereka berdua kembali ke Korea Selatan untuk menyelesaikan wajib militer dan tiba kembali di Suzhou bulan ini.

Kim berkata: “Saya senang bisa kembali ke lingkungan ini, tinggal di Suzhou lagi dan bertemu teman baru dan lama. Sangat menyenangkan memiliki kelas dalam bahasa Inggris dan dapat melatih bahasa Mandarin kami pada saat yang bersamaan.”

Lee menambahkan: “Saya sangat senang bisa kembali ke kampus lagi dan kelas tidak lagi online. Rasanya seperti kembali ke kampung halaman kedua saya.”

XJTLU adalah universitas patungan internasional yang didirikan oleh Xi’an Jiaotong University di China dan University of Liverpool di Inggris. Universitas ini diresmikan pada tahun 2006 silam dan merupakan bentuk kerja sama antar universitas riset China-Inggris pertama.


Para mahasiswa tingkat sarjana nantinya akan mendapat dua gelar yaitu gelar XJTLU dari Kementerian Pendidikan China dan gelar yang diakui secara global dari University of Liverpool. Mahasiswa pascasarjana menerima gelar University of Liverpool yang diakui oleh Kementerian Pendidikan CHina. Semua departemen akademik di XJTLU menawarkan peluang PhD.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News.

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*