Hebat! Tim Indonesia Raih 2 Emas, 1 Perak, dan 2 Medallion for Excellence di WSC 2024

Penyambutan Delegasi Indonesia pada ajang WSC 2024 di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. (dok.puspresnas)
Penyambutan Delegasi Indonesia pada ajang WSC 2024 di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. (dok.puspresnas)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Tim Indonesia Raih 2 Emas, 1 Perak, dan 2 Medallion for Excellence di WorldSkills Competition (WSC) 2024.

Indonesia pun berada di peringkat 11 dari 46 negara pada ajang yang berlangsung di Lyon, Prancis, 10 – 15 September 2024.

Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Tatang Muttaqin menyampaikan apresiasi kepada delegasi Indonesia yang membawa pulang prestasi di WSC 2024.

BACA JUGA:

“Perolehan ini sungguh luar biasa, karena talenta-talenta Indonesia bisa membuktikan keterampilan di panggung dunia,” kata Tatang.

Peraih prestasi di WSC 2024

Nah, inilah para peraih prestasi di WSC 2024:

  • Medali emas diraih Favian Ahza Putra Sobar (Alumni SMK Negeri 1 Cimahi dan mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung di bidang IT Network Systems Administration. Favian juga memperoleh penghargaan the Best of Nation Awards.
  • Medali emas diraih Cahyo Dwi Prayogo (Alumni SMK Negeri 8 Jember dan PT Kereta Api Indonesia) dan Mohammad As’ari (Alumni SMK Negeri 2 Sragen dan PT Kereta Commuter Indonesia) di bidang Rail Vehicle Technology.
  • Medali perak diraih Fikhi Akmal (Alumni SMK Negeri 1 Cimahi dan mahasiswa Politeknik Negeri Bandung) bidang Eletctronics.
  • Penghargaan Medal for Excellence diraih Reho Kurnia (Alumni SMK Tunas Harapan Pati dan PT Denso Indonesia) di bidang Industrial Control dan Denny Syahrul Arfiansyah serta Ahmad Yogi Fernanda pada bidang Autonomous Mobile Robotic. Denny dan Ahmad alumni SMK Tunas Harapan Pati dan mahasiswa Politeknik Elektronika Surabaya (PENS).

Favian Ahza Putra Sobar mengatakan, berkat doa, upaya, dan ketekunan ia bisa memperoleh hasil yang maksimal di WSC 2024.

“Alhamdulillah, saya diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengerjakan soal,” jelas Favian.

Sementara, Fikhi Akmal mengaku bahwa kompetisi ini berlangsung amat ketat.

“Saya bersaing dengan kompetitor negara lain seperti Tiongkok, Swiss, Korea Selatan, dan Taiwan yang sangat kuat,” kata Fikhi.

“Kompetisi berjalan dengan cukup melelahkan dan menegangkan, karena saya bersaing dengan orang-orang terbaik dari seluruh dunia di bidang Electronics,” imbuhnya.

Indonesia telah menjadi bagian dari WorldSkills Competition sejak 2005. Tahun depan, WSC ke-48 bakal digelar di Shanghai, Tiongkok.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


943 views