
MAHAKAM ULU, KalderaNews.com – Hampir seluruh guru di Kabupaten Mahakam Ulu mogok mengajar sebagai protes atas ketidakadilan terkait tunjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Aksi mogok ini dilaukan hampir seluruh guru di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, yang mengakibatkan kegiatan belajar mengajar terhenti.
BACA JUGA:
- Gubernur Jawa Barat Resmi Larang Guru Buat Konten Tiktok di Kelas, Ini Alasannya
- Viral, Didemo Siswa, Guru Malah Gandengan Tangan, Ternyata Ini yang Terjadi!
- Terancam Kena Sanksi! Guru MAN 1 Lamongan Gebrak Meja Saat Siswa Protes SNBP 2025
Tentang tunjangan TPP guru tidak tetap
Ketua PGRI Mahakam Ulu, Margaretha Ulan menyatakan, aksi ini dipicu kebijakan kenaikan tunjangan TPP bagi guru Pegawai Tidak Tetap (PTT).
“Dari draft kebijakan itu, ada ketidakadilan kepada para guru. Ini terkait tunjangan kenaikan, tapi tidak ada kenaikan sama sekali. Saat kita melaksanakan RDP (rapat dengar pendapat), ternyata itu bukan lagi sekadar draft, tapi sudah diusulkan sebagai anggaran di 2025,” ujar Margaretha.
Katanya, para guru sudah menyampaikan aspirasi sejak Maret 2024, tetapi tidak ada tanggapan memuaskan dari pemerintah daerah.
Maka, mereka pun memutuskan untuk melakukan aksi mogok mengajar.
“Kami hanya ingin keadilan. Kalau semua ASN mendapatkan kenaikan, maka jangan lupakan teman-teman guru,” katanya.
Guru mogok, sekolah tutup
Sudah bisa diprediksi, aksi mogok guru ini pun berdampak pada kegiatan belajar mengajar.
Kepala SDN 001 Ujoh Bilang, Florentina mengatakan, sekolahnya mau tak mau harus tutup sementara, karena hampir semua guru mogok mengajar.
“Sekolah ini ditutup, pasti ada dampaknya terhadap siswa,” ujarnya.
“Para guru sudah cukup bersabar mengenai hal ini. Kami benar-benar mengalami kesenjangan dengan ASN lain. Kami sudah melaksanakan rapat dengan dewan, tapi belum mendapatkan kejelasan,” lanjut Florentina.
Para pendidik berharap, aksi ini dapat mendorong pemerintah agar segera memberikan solusi yang adil bagi para guru.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply