
Mahasiswa Fakultas Kedokteran UB mencoba bunuh diri dengan melompat dari lantai 6. Polisi mengungkap dugaan pemicu persoalan asmara.
MALANG, KalderaNews.com– Heboh sebelumnya seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) berinisial RR (19) melakukan percobaan bunuh diri.
Diketahui mahasiswa nekat melompat dari lantai 6 gedung Fakultas Bio Industri Pertanian dan Kehutanan UB pada Kamis (10/9/2026) pagi
Mahasiswa angkatan 2025 asal Bogor, Jawa Barat, itu kemudian dilarikan ke IGD RSSA Malang untuk mendapatkan penanganan medis.
BACA JUGA:
- Heboh Mahasiswa FK UB Lompat dari Lantai 6, Diduga Percobaan Bunuh Diri
- Waduh! Mahasiswi UB Malang Asal Jaksel Coba Bunuh Diri, Loncat dari Jembatan Suhat! Apa Motifnya?
- Miris! Pelajar SMA di Probolinggo, Ditemukan Meninggal Bunuh Diri, Ada Dugaan Korban Bullying?
Kronologi Mahasiswa Lompat Dari Gedung Lantai 6
Berdasarkan rekaman CCTV yang diperiksa polisi, RR diketahui memasuki gedung Fakultas Pertanian sekitar pukul 08.26 WIB. Sekitar pukul 08.50 WIB, seorang staf Fakultas Pertanian berinisial DST (48) yang berada di lantai 1 mendengar suara benda jatuh dari arah luar gedung. Saat mengecek area parkir, DST menemukan RR telah jatuh di lokasi tersebut.
Sebelum kejadian, RR diketahui sempat terlibat cekcok dengan seseorang. Polisi kemudian meminta keterangan dari sejumlah saksi, mulai dari teman kuliah, penghuni kos, dosen, hingga seorang mahasiswi yang diduga merupakan kekasih korban.
Kapolsek Lowokwaru Kompol Anang Tri Hananta mengatakan pemeriksaan terhadap para saksi dilakukan untuk mendalami motif percobaan bunuh diri tersebut.
“Kami sudah meminta keterangan saksi-saksi, dari teman kuliah, kos hingga dosen. Termasuk pacar korban,” terang Anang.
Asmara Jadi Pemicu Mahasiswa Melakukan Percobaan Bunuh Diri
Dari keterangan yang diperoleh, RR disebut baru saja bertengkar dengan seseorang sebelum masuk ke gedung Fakultas Pertanian. Polisi kemudian mengetahui bahwa pertengkaran tersebut terjadi antara RR dan kekasihnya.
“Keterangan dari saksi-saksi dia (korban) habis bertengkar dengan temannya,” sebutnya.
Dari pemeriksaan terhadap kekasih RR, polisi mendapati bahwa pertengkaran tersebut berkaitan dengan persoalan asmara. RR disebut merasa cemburu karena kekasihnya memiliki pasangan lain.
“Ada masalah dengan pacarnya, karena punya pacar lain. Ini terungkap dari pemeriksaan yang bersangkutan,” beber Anang.
Setelah pertengkaran tersebut, RR masuk ke gedung Fakultas Bio Industri Pertanian dan Kehutanan dan menuju lantai 6. Saat hendak melompat, aksinya sempat diketahui oleh mahasiswa lain yang berusaha mencegahnya.
“Ada saksi yang sempat berusaha mencegah, meneriaki agar tidak meloncat saat kejadian. Saksi ini dan pacarnya sudah kita mintai keterangan hari ini,” kata Anang.
Kampus Buka Suara dan Sesalkan Kejadian Tersebut
Sementara itu, Universitas Brawijaya mengaku prihatin atas kejadian tersebut. Pihak kampus juga menyatakan merasa kecolongan meski selama ini telah melakukan upaya pencegahan dan mitigasi terkait kesehatan mental mahasiswa.
“Kami sangat menyayangkan dan prihatin atas kejadian ini. Dan kami merasa kecolongan. Karena telah melakukan langkah-langkah pencegahan terkait kesehatan mental mahasiswa,” ujar Sekretaris Universitas Brawijaya Tri Wahyu Nugroho.
Tri Wahyu menjelaskan bahwa kampus telah melakukan asesmen terhadap mahasiswa sejak awal. Mahasiswa juga diwajibkan mengikuti psikotes untuk membantu pihak kampus mengidentifikasi mahasiswa yang membutuhkan perhatian atau pendampingan lebih lanjut.
“Ada kewajiban mahasiswa ikut psikotes, hasilnya kita kategorikan, mana yang membutuhkan perhatian atau pendampingan. Masing-masing fakultas juga melakukan hal sama,” tuturnya.
Setelah kejadian, RR disebut telah mendapatkan pendampingan dari pihak fakultas. Kampus juga memastikan biaya pengobatan korban ditanggung melalui program bantuan kesehatan yang tersedia.
“Penanganan lanjutan sudah dilakukan pihak fakultas terhadap ananda dan kami menjamin semua biaya pengobatan melalui program bantuan kesehatan dari kampus,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply