Momen Haru dan Tangis Pecah! Wamendikti Stella Christie Ingat Perjuangan Hidupnya

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) Stella Christie (KalderaNews/JS de Britto)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Suasana pembekalan Beasiswa Garuda dan Beasiswa Indonesia Maju (BIM) 4 di Kemendikti Saintek hari ini diselimuti momen emosional ketika Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) Stella Christie tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan pesannya.

Tangisan Stella bukan tanpa alasan, melainkan sebuah refleksi mendalam tentang perjalanan hidupnya, peran penting orang tua, serta amanah besar yang diemban para penerima beasiswa dari rakyat Indonesia.

Dalam sambutannya, Stella sangat menyayangi dan bangga terhadap para guru, orang tua, dan terutama para penerima beasiswa. Ia mengawali dengan membahas pentingnya dukungan orang tua, mengakui bahwa meskipun terkadang ada perbedaan pandangan antar generasi, seperti saat ia memutuskan pindah jurusan dari ekonomi ke sains kognitif, komunikasi yang baik adalah kuncinya.

BACA JUGA:

Stella juga mengutip puisi Khalil Gibran yang menyentuh tentang bagaimana anak-anak adalah “putra dan putri yang merindukan diri mereka sendiri,” mengingatkan orang tua untuk memberikan cinta, namun membiarkan anak-anak memiliki pikiran dan jiwa mereka sendiri.

Momen haru itu mencapai puncaknya saat Stella mengakui mengapa ia menangis. Secara pribadi, ia pernah berada di posisi para mahasiswa penerima beasiswa saat ini, dan ia menyadari bahwa tanpa dukungan orang tua, para donatur beasiswa, serta kepercayaan dari seorang presiden, ia tidak akan berada di posisinya sekarang.

Tangisnya adalah ungkapan rasa syukur dan pengingat akan tanggung jawab besar yang melekat pada setiap kesempatan yang diberikan.

Stella menekankan pentingnya peran beasiswa sebagai investasi negara yang tulus ikhlas untuk membangun bangsa.

Ia berharap para penerima beasiswa dapat mewujudkan semua impian mereka, namun tidak melupakan bahwa bangsa dan negara ini membutuhkan kontribusi mereka.

Ia menutup dengan ajakan agar semua pihak, dari pemerintah hingga masyarakat luas, bersatu membangun bangsa Indonesia menjadi bangsa yang bermartabat, maju, dan sejahtera.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*