Skandal Megakorupsi Chromebook Rp9,9 T Makin Panas! Nadiem Makarim Bakal Diperiksa Kejagung

Mendikbud Nadiem Makarim (KalderaNews/Ist)
Mendikbud Nadiem Makarim (KalderaNews/Ist)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Dugaan skandal korupsi dalam program digitalisasi pendidikan senilai Rp9,9 triliun terus bergulir panas. Kejaksaan Agung (Kejagung) secara tegas menyatakan akan meminta keterangan dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) periode 2019-2024, Nadiem Anwar Makarim, terkait pengadaan laptop Chromebook yang dicurigai sarat praktik culas.

Meskipun surat pemanggilan belum dilayangkan, Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, menegaskan bahwa dalam pengusutan kasus korupsi, otoritas tertinggi dari lembaga yang menjadi objek penyidikan pasti akan diminta keterangan. Langkah ini krusial untuk membuat terang benderang tindak pidana yang sedang didalami.

“Tentunya, pihak-pihak mana pun akan dipanggil untuk membuat terang dari tindak pidana ini,” ujar Harli di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan.

BACA JUGA:

Ia menambahkan, tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) saat ini masih intens menyisir keterangan dari saksi-saksi di lingkaran dalam menteri.

Sejauh ini, 28 saksi telah diperiksa dalam pengusutan kasus mega korupsi ini. Di antara mereka, tiga nama yang memiliki inisial FH, JT, dan I, adalah staf khusus dan tim teknis Nadiem Makarim saat menjabat menteri.

“Ketiga saksi ini staf khusus menteri,” jelas Harli. Bahkan, lokasi tempat tinggal ketiga staf khusus ini sudah digeledah, dan penyidik berhasil menyita banyak barang bukti serta barang elektronik.

Kasus korupsi di Kemendikbudristek ini secara resmi naik ke tahap penyidikan pada Senin, 26 Mei 2025. Dugaan awal mengarah pada adanya persekongkolan atau permufakatan jahat untuk memenangkan salah satu pihak pemasok barang dan jasa dalam program pengadaan laptop Chromebook tahun 2019-2023.

Tak hanya itu, pengadaan laptop Chromebook tersebut juga dicurigai tidak sesuai dengan kebutuhan riil program digitalisasi pendidikan di lapangan.

Dengan perkembangan terbaru ini, sorotan publik akan semakin tajam mengarah ke proses hukum yang akan menjerat mantan pucuk pimpinan Kemendikbudristek.

Langkah Kejagung memanggil Nadiem Makarim ini menandai babak baru dalam upaya pemberantasan korupsi di sektor pendidikan, dengan harapan keadilan dapat ditegakkan secara menyeluruh.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*