
TANGERANG SELATAN, KalderaNews.com – Jagat media sosial X dihebohkan dengan unggahan yang menampilkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa bahan mentah, yang disebut dibagikan sekaligus untuk 5 hari di sebuah sekolah dasar negeri di Tangerang Selatan (Tangsel).
Unggahan yang viral ini memicu berbagai reaksi dan pertanyaan dari publik.
Menanggapi kontroversi tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) segera memberikan klarifikasi resmi. Kepala BGN, Dadan Hindayana, dengan tegas menyatakan bahwa pembagian menu MBG dalam bentuk bahan mentah belum pernah diatur dalam kebijakan resmi lembaganya.
BACA JUGA:
- Duh, 17 Kejadian Luar Biasa Kasus Keracunan MBG sejak Januari, Mau Dilanjutkan?
- Menu MBG Terdapat Bakter E.coli, 223 Siswa di Bogor Keracunan MBG, Pemkot Bogor Tetapkan Status KLB
- Lagi-lagi! Puluhan Pelajar Alami Keracunan, Diduga Setelah Konsumsi MBG
Ia juga menekankan bahwa praktik tersebut tidak seharusnya terjadi, apalagi di masa libur sekolah seperti saat ini.
“Belum ada kebijakan BGN seperti itu (memberikan menu MBG bahan mentah),” ujar Dadan dalam keterangan resminya, Rabu (18/6/2025).
Dadan menjelaskan bahwa hingga kini BGN masih dalam tahap merumuskan petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan program MBG selama masa libur sekolah.
Proses penyusunan juknis ini dilakukan secara komprehensif, dengan mempertimbangkan aspek-aspek penting seperti kehadiran siswa, efektivitas penyaluran gizi, dan kesiapan di masing-masing daerah.
Menurutnya, jika peserta didik masih dapat hadir ke sekolah selama libur, maka MBG akan tetap diberikan dalam bentuk makanan siap saji atau makanan segar (fresh food).
Namun, apabila siswa tidak hadir, maka distribusi akan diarahkan kepada kelompok rentan lainnya, seperti ibu hamil, menyusui, dan anak balita, yang juga menjadi target intervensi gizi nasional.
“Kami memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil tetap berlandaskan prinsip pemerataan gizi, efektivitas penyaluran, dan keberlanjutan manfaat,” tegas Dadan.
Ia juga menjamin bahwa tidak ada keputusan sepihak dari sekolah, daerah, atau pihak mana pun tanpa landasan kebijakan resmi dari BGN.
Kontroversi ini bermula dari sebuah akun di platform X yang mengunggah foto bahan makanan mentah dan menyatakan bahwa itu adalah bagian dari program MBG untuk anak SD di Tangsel selama 5 hari.
Unggahan tersebut langsung memancing reaksi warganet yang mengkritik dan mempertanyakan prosedur pelaksanaan MBG di wilayah tersebut.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply