SMA Tarakanita Magelang Dukung Gerakan Sekolah Aman Digital Bersama Pusdatin dan BSSN

SMA Tarakanita Magelang mengikuti Pelatihan Security Awareness di lingkungan pendidikan yang diselenggarakan oleh Tim Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN
SMA Tarakanita Magelang mengikuti Pelatihan Security Awareness di lingkungan pendidikan yang diselenggarakan oleh Tim Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) (KalderaNews/Dok. Tarakanita)
Sharing for Empowerment

MAGELANG, KalderaNews.com – Di era digital saat ini, ancaman kejahatan siber semakin nyata dan dapat menimpa siapa saja, termasuk siswa di lingkungan sekolah. Kasus penipuan online, peretasan akun media sosial, hingga pencurian data pribadi semakin sering terjadi, baik karena kelalaian pengguna maupun kurangnya kesadaran akan pentingnya keamanan di dunia maya.

Sebagai langkah meningkatkan kesadaran tersebut, SMA Tarakanita Magelang mengikuti Pelatihan Security Awareness di lingkungan pendidikan yang diselenggarakan oleh Tim Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Pelatihan ini melibatkan satu guru dan satu siswa SMA dan SMK se-rayon Magelang sebagai perwakilan sekolah untuk memperdalam pengetahuan tentang keamanan siber dan privasi data.

BACA JUGA:

Selama dua hari, peserta dibekali materi penting, mulai dari Prinsip Dasar Keamanan Siber, Prinsip Dasar Privasi Data, hingga Budaya Keamanan Siber dan Privasi Data. Seluruh materi disampaikan langsung oleh tim Pusdatin yang didukung narasumber dari BSSN dengan metode interaktif yang membuat peserta aktif bertanya dan berdiskusi.

Tidak hanya itu, dalam pelatihan tersebut peserta juga diajak untuk menganalisis berbagai contoh data dari email, WhatsApp, dan media sosial guna mengidentifikasi indikasi kejahatan siber seperti phishing, doxxing, DDoS, dan bentuk ancaman digital lainnya.

Kegiatan ini sejalan dengan nilai Competence dalam nilai Cc5+ Yayasan Tarakanita, yaitu mengembangkan kemampuan dan keahlian untuk menghadapi tantangan zaman, serta Conviction yang mendorong keteguhan hati dalam melindungi diri dan orang lain di dunia digital.

Revaldi, siswa kelas XII SMA Tarakanita yang menjadi peserta, mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan ini.

“Selama dua hari, saya belajar banyak hal yang sebelumnya belum pernah saya ketahui. Saya jadi lebih paham cara melindungi data pribadi dan mengenali tanda-tanda penipuan online,” ujar Revaldi.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk berbagi ilmu yang diperoleh kepada teman-teman di sekolah.

“Materi yang disampaikan benar-benar bermanfaat. Saya ingin teman-teman di SMA Tarakanita juga tahu cara menjaga diri di dunia digital supaya kita semua aman dari kejahatan siber,” tambahnya.

Kepala SMA Tarakanita Magelang menyambut baik keterlibatan siswa dan guru dalam kegiatan ini, serta berharap wawasan yang diperoleh dapat menjadi langkah awal membangun budaya aman digital di lingkungan sekolah.

Melalui pelatihan ini, SMA Tarakanita berharap dapat menumbuhkan budaya aman digital di lingkungan sekolah, sehingga seluruh warga sekolah mampu berinteraksi di dunia digital dengan aman, bertanggung jawab, dan penuh kesadaran. (Penulis: Adeltruda Dwita P)

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*