Murid SMA Sibuk Kerja atau Atlet, Bisa Ikut Pendidikan Jarak Jauh Mulai 2027

Ilustrasi: Gunakan kuota gratis untuk belajar online. (Ist.)
Belajar online (KalderaNews/Ist)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Mulai 2027, murid SMA yang harus bekerja atau menjadi atlet bisa mengikuti program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) secara gratis.

Program ini tengah dimatangkan jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

“Kalau untuk anak-anak yang sudah bekerja, maka pilihannya bagaimana mengambil jadwal-jadwal dengan pembelajaran jarak jauh,” ujar Dirjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin.

BACA JUGA:

PJJ, gabungan pembelajaran online dan offline

“Selain itu, ada juga kasus di Indonesia ini yang menarik, misal olahragawan. Kalau olahragawan itu sekolah di sekolah biasa, pasti berat. Tidak semua Sekolah Khusus Olahragawan ada bidangnya,” kata Tatang.

Metode pembelajaran PJJ ini akan menggabungkan online dan offline.

Untuk offline, akan ada guru kunjung yang datang dan bertemu dengan para murid di suatu lokasi lalu mereka dapat belajar lebih mendalam.

Program sekolah semacam ini sebenarnya sudah lama diadakan pemerintah, tapi untuk PJJ tingkat pendidikan menengah baru diinisiasi tahun ini melalui uji terap di Sekolah Indonesia Luar Negeri di Kota Kinabalu – Malaysia (SIKK).

Saat ini, Kemendikdasmen masih pada tahap Persiapan dan Pengembangan Infrastruktur, meskipun sudah ada 93 siswa dari anak para pekerja migran di Malaysia yang belajar lewat PJJ per tahun ajaran 2025 ini.

Pelaksanaannya berkolaborasi dengan SMAN 2 Padalarang, Jawa Barat yang sudah memiliki program SMA Terbuka dan SIKK.

Perbedaan di bahan ajar

Perbedaan mendasar PJJ dengan sekolah terbuka terletak pada bahan ajar atau modul yang dibuat agar lebih mudah dicerna siswa, lantaran mereka akan lebih banyak belajar secara mandiri.

Misal dari 5 hari sekolah hanya 1 hari atau beberapa jam pelajaran murid diajari langsung oleh guru kunjung.

Maka, mereka harus belajar mandiri terlebih dahulu, sehingga saat guru kunjung datang, mereka mendalami materi yang selama ini masih menjadi kesulitan.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News.

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*