Video Penganiayaan Siswa SMP Viral di Facebook, Warganet Desak Pelaku Dihukum

Viral penganiayaan siswa SMP di media sosial
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com- Sebuah video yang diunggah oleh akun Facebook Frans Sihol Siagian menjadi sorotan publik setelah memperlihatkan aksi penganiayaan terhadap beberapa siswa.

Dalam unggahannya, Frans menulis caption, “Entah di sekolah mana pun ini, tidak bisa kita biarkan/diamkan. (Video pendek ini beredar di WAG satu komunitas kami). Prihatin sekali.”

Video berdurasi singkat itu telah ditonton lebih dari 1,4 ribu kali dan menuai kecaman dari banyak warganet.

Berdasarkan rekaman yang beredar, tampak sekelompok pelajar berdiri di depan beberapa siswa yang sedang duduk di tanah di dekat dinding bangunan.

BACA JUGA:

Dua pelajar tampak menampar dan memukul siswa yang duduk tersebut. Sementara seorang pelajar lain yang memakai peci hitam terlihat berada di lokasi kejadian, diduga menyaksikan aksi tersebut dan turut menganiaya.

Belum diketahui secara pasti di mana lokasi penganiayaan itu terjadi maupun asal sekolah para pelaku dan korban.

Warganet Kecam Kejadian Ini

Unggahan ini langsung dibanjiri komentar warganet yang mengekspresikan amarah dan keprihatinan terhadap perilaku para pelaku. Banyak yang menuntut agar kasus ini segera diusut dan para pelaku diberi sanksi tegas.

“Ortunya harus tahu. Kalau ortunya sudah gagal mendidik anak-anaknya,” tulis Theresia Sri Rahayu dalam kolom komentar.

Pengguna lain, Agustinus Sudarmanto, juga berkomentar, “Viralkan. Biar kena sanksi itu anak-anaknya.”

Sementara itu, Repina Hutapea menuliskan komentar pedas, “Itu anak harus diberi pelajaran penjara. Emangnya anak orang sapi disepak dan dipukuli. Ini harus diusut tuntas ini.”

Komentar serupa datang dari Fransiskus Dempol yang menyebut, “Bajingan tengik anak-anak ini….”

Bernardinus Apul Tumanggor menambahkan, “Wah di mana lagi ini. Kok semakin sadis ya anak-anak remaja ini.”

Warganet berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk menelusuri lokasi dan identitas para pelaku, agar tindakan serupa tidak terulang lagi di lingkungan sekolah mana pun.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian atau sekolah terkait insiden yang terekam dalam video tersebut.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*