JAKARTA, KalderaNews.com – Terbaru, International IQ Test (IIT) merilis kualitas kecerdasan intelektual (Intelligence Quotient/IQ) dari berbagai negara. Indonesia keok, Cina paling unggul!
Di data yang dirilis berdasarkan hasil tes terhadap 1,35 juta peserta global, Cina berada di posisi puncak.
Sementara itu, posisi Indonesia justru mengkhawatirkan, berada di peringkat ke-100 dunia dengan skor rata-rata 93,18.
BACA JUGA:
- 10 Negara dengan IQ Tertinggi di Dunia 2025, Indonesia Terperosok di Peringkat 98
- 10 Daftar Negara yang Penduduknya Memiliki IQ Tertinggi di Dunia, Apakah Indonesia Salah Satunya?
- 7 Tanda Kamu Punya IQ yang Tinggi, Cek di Sini!
Skor rata-rata tersebut, tertinggal jauh dari negara jiran di Asia Tenggara, seperti Thailand (skor 101,52), Malaysia (skor 100,48), dan Vietnam (skor 100,12).
Dominasi Asia Timur
Dalam studi ini, tampak negara-negara Asia Timur menunjukkan dominasi mutlak dalam daftar sepuluh besar.
Setelah Cina di urutan pertama dengan skor 107,19, menyusul Taiwan, Hong Kong, dan Makau di posisi empat besar.
Sementara, Korea Selatan dan Jepang melengkapi dominasi tersebut dengan skor di atas 106.
Para ahli berpendapat, tingginya skor di kawasan ini dipengaruhi oleh sistem pendidikan yang sangat kompetitif, budaya belajar yang kuat, serta fokus yang tinggi pada bidang matematika dan sains.
Daftar 10 negara dengan IQ tertinggi 2026
- Cina (107,19)
- Taiwan (107,10)
- Hong Kong (107,06)
- Makau (106,73)
- Korea Selatan (106,43)
- Jepang (106,40)
- Iran (106,30)
- Singapura (105,14)
- Rusia (103,16)
- Mongolia (102,86)
Bukan sekadar angka, tapi masalah struktural
Pihak IIT menekankan, skor IQ nasional berkaitan erat dengan faktor struktural suatu negara, seperti kualitas sistem pendidikan, pemerataan akses belajar, serta kondisi sosial-ekonomi menjadi faktor penentu utama rendah atau tingginya skor tersebut.
“IQ nasional tidak boleh dibaca secara tunggal tanpa mempertimbangkan konteks pembangunan manusia,” tulis laporan tersebut.
Bagaimana cara IQ diukur?
Banyak orang bertanya-tanya, bagaimana angka ini didapatkan?
Berdasarkan laporan IIT, data 2026 ini dihimpun dari hasil tes IQ daring yang dilakukan oleh lebih dari 1,35 juta peserta di seluruh dunia sepanjang tahun 2024.
Semua peserta mengerjakan instrumen tes yang sama untuk menjaga konsistensi perbandingan lintas negara.
Selain data dari IIT, pengukuran kecerdasan nasional secara historis juga merujuk pada metodologi yang dikembangkan psikolog Richard Lynn dan David Becker dalam studi “The Intelligence of Nations”.
Mereka menggunakan dua kategori data:
- Nilai T (Tested), yakni diambil langsung dari hasil tes IQ penduduk di negara tersebut.
- Nilai E (Estimated), yaitu jika data langsung tidak tersedia, skor diperkirakan berdasarkan rata-rata dari negara-negara tetangga yang memiliki kemiripan geografis dan budaya.
Tetapi, metode ini bukan tanpa cela. Para ahli sering mengkritik bahwa tes IQ konvensional membawa “bias budaya” Barat yang mungkin kurang relevan jika diterapkan di wilayah dengan latar belakang sosial dan pendidikan yang berbeda seperti di Asia atau Afrika.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply