10 Negara dengan IQ Tertinggi di Dunia 2025, Indonesia Terperosok di Peringkat 98

Peta Indonesia. (Ist.)
Peta Indonesia. (Ist.)
Sharing for Empowerment

JAKARTA, KalderaNews.com – Peta kecerdasan global tahun 2025 baru saja dirilis, dan hasilnya menempatkan Indonesia pada posisi yang cukup memprihatinkan.

Dalam daftar rata-rata tingkat kecerdasan atau Intelligence Quotient (IQ) dunia terbaru, Indonesia terpuruk di urutan ke-98 dari total 126 negara yang berpartisipasi dalam tes secara online.

Laporan ini disusun berdasarkan hasil pengujian terhadap 1.352.763 orang di seluruh dunia yang mengerjakan tes IQ seragam di platform International IQ Test sepanjang periode 1 Januari hingga 31 Desember 2024.

BACA JUGA:

Data tersebut kemudian dikalikan dengan rata-rata skor 100 dan simpangan baku 15

Dominasi Asia Timur dan Posisi Indonesia

Indonesia mencatatkan skor rata-rata IQ sebesar 93,18. Angka ini menempatkan Indonesia jauh di bawah negara-negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

Meski demikian, posisi Indonesia tercatat masih berada di atas Laos dalam pemetaan wilayah Asia Tenggara.Secara global, wilayah Asia Timur masih menjadi pemegang dominasi mutlak dengan skor rata-rata tertinggi di dunia.

Sementara itu, wilayah Eropa, Asia Barat, Oseania, Amerika Utara, dan Afrika Utara berada pada level rata-rata global.

Skor cenderung lebih rendah ditemukan di wilayah Afrika Tengah, Afrika Selatan, dan sebagian besar Amerika Latin.

Daftar 10 Negara dengan IQ Tertinggi di Dunia 2025

Puncak klasemen kecerdasan dunia tahun ini dipimpin oleh China, disusul ketat oleh negara-negara tetangganya di Asia Timur. Berikut adalah 10 besar negara dengan rata-rata IQ tertinggi:

China (IQ 107)
Korea Selatan (IQ 106.43)
Jepang (IQ 106.4)
Iran (IQ 106.3)
Singapura (IQ 105.14)
Rusia (IQ 103.16)
Mongolia (IQ 102.86)
Armenia (IQ 102.58)
Australia (IQ 102.57)
Spanyol (IQ 102.3)

Evaluasi Bagi Sumber Daya Manusia Indonesia

Posisi ke-98 ini menjadi alarm bagi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia.

Meskipun skor Indonesia dikabarkan mengalami sedikit peningkatan sebesar 0,9 poin dibandingkan tahun sebelumnya, ketertinggalan dari negara tetangga menunjukkan adanya tantangan besar dalam sistem pendidikan dan nutrisi nasional.

Para ahli menekankan bahwa hasil tes IQ online ini, meski tidak mewakili seluruh populasi secara proporsional, tetap menjadi indikator penting mengenai literasi digital dan kemampuan kognitif masyarakat di ruang siber global.

Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News

*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmuTertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*