The Path To Financial Freedom, EduFulus – Kabar gembira bagi para pemburu passive income di pasar modal. Kalender bursa menunjukkan bahwa “musim panen” atau musim pembagian dividen tahun buku 2025 akan segera tiba.
Momentum ini menjadi saat yang paling dinantikan investor untuk memetik keuntungan dari laba bersih perusahaan emiten.
Bagi para investor, ini adalah waktu yang krusial untuk mengatur ulang strategi portofolio.
SIMAK JUGA: Apa Itu Dividen Interim? Tujuan dan Manfaat Serta Beda dengan Dividen Final
Membeli saham berkinerja baik sebelum tanggal cum date (batas terakhir kepemilikan saham untuk mendapatkan dividen) menjadi langkah cerdas agar tidak ketinggalan kereta.
Pilih Emiten Berkinerja Moncer
Tidak semua saham layak dikoleksi saat musim dividen. Para analis menyarankan investor untuk fokus pada emiten yang memiliki rekam jejak keuangan yang sehat.
Saham-saham sektor perbankan (Big Banks), tambang, dan konsumer biasanya menjadi primadona karena konsistensi mereka dalam membagikan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) yang tinggi.
Beberapa indikator yang perlu diperhatikan investor antara lain:
- Pertumbuhan Laba Bersih: Memastikan perusahaan mencetak cuan di tahun sebelumnya.
- Dividend Yield: Persentase keuntungan dividen dibandingkan harga saham saat ini.
- Kesehatan Arus Kas: Perusahaan yang memiliki kas kuat lebih terjamin dalam membayarkan kewajibannya kepada pemegang saham.
Waspadai “Dividend Trap”
Meski menggiurkan, investor tetap diingatkan untuk waspada terhadap fenomena Dividend Trap.
Kondisi ini terjadi ketika harga saham melonjak drastis menjelang cum date, namun merosot tajam sesaat setelah ex-date (hari di mana pembeli saham tidak lagi berhak mendapat dividen).
SIMAK JUGA: Jangan Sampai Ketinggalan! 9 Emiten Ini Siap Tebar Dividen Akhir April, Besarannya Bikin Ngiler!
“Jangan hanya tergiur angka dividen yang besar, tapi perhatikan juga harga masuknya. Membeli di harga yang sudah terlalu tinggi justru berisiko membuat capital loss yang lebih besar daripada nilai dividen yang diterima,” ungkap pengamat pasar modal.
Strategi untuk Investor Ritel
Bagi Anda yang ingin memaksimalkan keuntungan, periode sekarang hingga awal Maret adalah waktu yang ideal untuk melakukan akumulasi secara bertahap.
Dengan memilih saham berfundamental kuat, Anda tidak hanya mendapatkan dividen, tetapi juga potensi kenaikan harga saham (capital gain) dalam jangka panjang.
Jadi, sudahkah kamu mengecek daftar emiten yang bakal bagi-bagi THR tahun ini? Pastikan analisis Anda matang sebelum menekan tombol buy!
SIMAK JUGA: Apa Itu Dividen Interim? Tujuan dan Manfaat Serta Beda dengan Dividen Final
* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika Anda ingin bekerjasama dengan kanal EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply