SUKABUMI, KalderaNews.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,4 (update M5,3) mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, Jumat pagi tadi. Inilah penyebabnya!
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut, sekitar 121 km tenggara Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 53 km.
Meski getarannya cukup kuat dan memicu alarm kewaspadaan warga, BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.
BACA JUGA:
- Kapan Awal Musim Kemarau 2026 di Indonesia? BMKG Prediksi Kemarau Datang Lebih Awal di Sejumlah Wilayah Ini
- Duh, Jawa Timur dan Daerah Ini Akan Lebih Kering, April Mulai Kemarau dengan Puncaknyapada Agustus
- Siap-Siap Basah! Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Cuaca Ekstrem, BMKG Siapkan Operasi ‘Pawang Hujan’ Modern
Aktivitas subduksi jadi biang keladi
Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menjelaskan bahwa gempa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi,” ujar Rahmat.
Menariknya, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan adanya pergerakan geser (strike-slip), yang menjadi pemicu guncangan tersebut.
Wilayah yang merasakan guncangan
Guncangan tidak hanya dirasakan di Sukabumi, tapi meluas hingga ke berbagai titik di Jawa Barat dengan skala intensitas yang beragam:
- Skala IV MMI (Dirasakan banyak orang di dalam rumah): Cidolog dan Ciracap.
- Skala III-IV MMI: Tasikmalaya, Garut, Cijati, Pagelaran, Sukanegara, Agrabinta, Sindangbarang, Cidahu, Cimanggu, Campaka, Jampang Tengah, Kadupandak, dan Tegal Buleud.
- Skala III MMI (Getaran nyata di dalam rumah): Bayah, Klapanunggal, dan Kabupaten Bandung.
- Skala II-III MMI: Pangandaran dan Ciamis.
Saat ini, hasil monitoring BMKG menunjukkan situasi yang relatif stabil. Belum tercatat adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).
Meski demikian, warga diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi kerusakan bangunan yang mungkin terjadi akibat getaran tadi.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply