
BREBES, KalderaNews.com – Menjelang Idul Fitri 2026, kemacetan parah kembali melanda titik langganan di wilayah Jawa Tengah.
Jalur arus mudik di Jalan Raya Songgom, Kecamatan Larangan, Brebes, dilaporkan mengalami antrean kendaraan yang mengular hingga lebih dari 10 kilometer (km) pada Kamis (19/3/2026) pagi.
BACA JUGA:
- Begini Cara Cek Kemacetan Arus Mudik Lebaran via HP, Catat Nomor Penting!
- Mudik Lebaran 2026, Cek Jadwal Ganjil-Genap dan Contra Flow di Tol Trans Jawa Agar Tak Terjebak Macet!
- 6 Tip Tetap Happy Meski Terjebak Macet Saat Arus Mudik dan Balik
Kepadatan ini didominasi oleh kendaraan pribadi, bus AKAP, travel, dan pemudik sepeda motor yang mengarah ke wilayah selatan seperti Purwokerto, Cilacap, dan Kebumen.
Penyebab Kemacetan di Jalur Arteri Brebes
Sudah menjadi rahasia umum bahwa wilayah setelah exit tol Pejagan atau Exit Brebes sampai Purwokerto menjadi titik lelah sekaligus titik macet setiap tahunnya.
Pada musim mudik Lebaran 2026 ini, ada beberapa faktor utama yang memicu lumpuhnya arus lalu lintas:
- Aktivitas Pasar Tumpah: Keberadaan pasar tumpah di sepanjang Jalan Raya Songgom mempersempit badan jalan, sehingga volume kendaraan yang besar tidak tertampung dengan lancar.
- Pelanggaran Lalu Lintas: Banyak pemudik yang nekat melawan arah demi menghindari antrean, namun tindakan ini justru memicu kemacetan total bagi arus dari arah berlawanan.
- Lonjakan Volume Kendaraan: Data pengelola Tol Kanci-Pejagan mencatat sebanyak 26.000 kendaraan keluar melalui Gerbang Tol Pejagan hanya dalam waktu 9 jam (pukul 00.00 – 09.00 WIB).
Waktu Tempuh Molor Hingga 5 Jam
Kondisi ini dikeluhkan oleh banyak pemudik yang sudah merasa lelah sejak keluar dari Tol Cikampek. Nuriman, seorang pemudik asal Banyumas, menceritakan betapa drastisnya peningkatan waktu tempuh tahun ini.
“Perjalanan dari Jakarta sampai molor hingga 5 jam. Padahal dalam kondisi normal biasanya hanya memakan waktu sekitar 6 jam,” ungkap Nuriman saat ditemui di jalur kemacetan.
Upaya Satlantas Polres Brebes Terjun ke Lapangan
Menanggapi situasi tersebut, petugas dari Satlantas Polres Brebes melakukan tindakan tegas di lapangan. Selain melakukan penguraian arus di titik-titik penyempitan, petugas juga menertibkan kendaraan yang membandel dengan melawan arus.
Pihak kepolisian mengimbau para pemudik untuk:
- Tetap sabar dan mengantre di jalur yang benar.
- Tidak mengambil lajur lawan arah yang dapat membahayakan keselamatan.
- Memantau aplikasi navigasi untuk melihat jalur alternatif di wilayah Brebes selatan.
Prediksi kepadatan di jalur arteri ini diperkirakan akan terus berlangsung hingga malam hari seiring dengan tercapainya puncak arus mudik Lebaran 2026.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply