
Viral di media sosial, guru besar Unpad diduga melakukan pelecehan terhadap mahasiswi exchange lewat chat tak senonoh. Ini kronologinya.
BANDUNG, KalderaNews.com –Viral di media sosial, seorang terduga guru besar di bidang keperawatan jiwa Universitas Padjadjaran (Unpad) diduga melakukan pelecehan terhadap mahasiswi exchange.
Kasus ini sontak menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial, salah satunya Threads.
Peristiwa ini mencuat setelah seorang mahasiswi program pertukaran pelajar mengaku menerima perlakuan tidak pantas dari oknum tersebut.
Kronologi dugaan pelecehan
Awalnya, pelaku menghubungi korban dengan dalih menanyakan kabar. Berdasarkan tangkapan layar percakapan yang beredar, komunikasi di antara keduanya berlangsung dalam bahasa Inggris. Namun, situasi berubah ketika pelaku mulai melontarkan permintaan yang tidak wajar.
BACA JUGA:
- Terungkap! 16 Mahasiswa FH UI Akui Lecehkan Mahasiswi di WA dan LINE
- Viral Grup Mahasiswa FHUI Diduga Lecehkan Perempuan, Kampus Buka Suara
- Skandal Chat Mesum FH UI, 16 Mahasiswa Terancam DO Massal
“Aku masih menunggu style bikinimu,” ujar pelaku, dalam unggahan Threads @enchantaenwicked.
Permintaan tersebut ternyata tidak hanya terjadi sekali. Meski korban telah menolak, pelaku tetap mengulang permintaan serupa.
“Saya butuh fotomu saat berenang di pantai Phuket,memakai bikini,” tulisnya.
“Ya, silakan minum lebih banyak brandy (alkohol) lalu berenang. Ini malam Sabtu, lebih baik bersenang-senang, semua tugas akademik yang stres akan hilang. Minta bantuan untuk mengambil foto, kirimkan kepadaku. Aku akan senang malam ini,” tulisnya lagi.
Merasa tidak nyaman dan terganggu, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada dosen lain. Ia juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap pelaku, terlebih karena yang bersangkutan telah berkeluarga.
“Aku juga sudah menyampaikan pesan-pesan itu ke (dosen yg lain) dan menunjukkan chat-nya ke mereka. Mereka bilang akan berhenti menggunakan dia sebagai akomodasi untuk mahasiswa exchange Tapi tidak apa-apa kalau kamu mau menggunakannya! Karena aku tahu dia sudah melakukan hal yang salah-meminta orang mengirim foto bikini, bilang dia merindukanku,” tulis korban.
“Itu sangat aneh dan tidak profesional, APALAGI DIA SUDAH PUNYA ISTRI DAN ANAK!!! Jadi kamu punya dukungan dan izin penuh dariku untuk menggunakan foto-foto itu,” sambungnya.
Hingga berita ini ditulis, akun Instagram terkait diketahui dikunci. Warganet pun terbelah, sebagian memberikan dukungan kepada korban, sementara sebagian lainnya merespons dengan pandangan yang berbeda terhadap kabar viral tersebut.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply