
Pembiayaan pendidikan tinggi menjadi sorotan. Bappisus dan MRPTNI membahas UKT, KIP Kuliah, serta komitmen pemerataan akses pendidikan.
JAKARTA, KalderaNews.com– Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) menegaskan bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh menghalangi mahasiswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Seluruh perguruan tinggi negeri (PTN) diminta memastikan biaya kuliah, termasuk Uang Kuliah Tunggal (UKT), tidak menjadi penghambat akses pendidikan.
Komitmen tersebut disampaikan dalam diskusi antara MRPTNI dan Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) yang diikuti oleh 19 rektor perguruan tinggi negeri dari berbagai wilayah Indonesia.
BACA JUGA:
- Viral Kabar 60 Ribu Calon Maba Tak Daftar Ulang SNBP, UKT Jadi Pemicu
- SNPMB Klarifikasi Isu 60 Ribu Calon Mahasiswa Gagal Kuliah Gegara Biaya UKT
- OMG, Akses Pendidikan di Jawa Timur, Tegal, Banyuwangi, Jombang dan Mojokerto Ternyata Masih Rendah
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut Sarasehan Kebangsaan yang sebelumnya dibuka Presiden Prabowo Subianto.
Pertemuan Bappisus dan MRPTNI jadi langkah awal mendukung program prioritas nasional
Ketua MRPTNI, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, ST., MT., menjelaskan bahwa diskusi bertajuk Chapter 1 menjadi langkah awal menyelaraskan peran perguruan tinggi dalam mendukung berbagai program prioritas nasional.
“Diskusi kebangsaan ini merupakan tindak lanjut dari Sarasehan Kebangsaan kemarin. Khusus untuk Chapter 1 hari ini, kami membahas isu strategis yang mencakup kesehatan, ketahanan pangan, tata kelola PTN, pembiayaan pendidikan tinggi, hingga riset kebudayaan,” ujar Eduart dalam konferensi pers usai pertemuan.
Dalam forum tersebut, pembiayaan pendidikan tinggi menjadi salah satu isu utama yang dibahas. MRPTNI menilai kebijakan mengenai UKT perlu dirancang secara lebih adil dengan mempertimbangkan kemampuan ekonomi mahasiswa dan keluarganya.
Sebagai bentuk komitmen, seluruh PTN sepakat menjaga besaran UKT tetap terjangkau. Selain itu, kampus akan mengoptimalkan kuota Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) dan memperluas kesempatan memperoleh beasiswa melalui kerja sama dengan berbagai mitra.
Tegakan akses pendidikan merata
MRPTNI juga menegaskan bahwa tidak boleh ada mahasiswa yang gagal melanjutkan pendidikan hanya karena keterbatasan biaya.
Perguruan tinggi diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara peningkatan mutu pendidikan dan pemerataan akses bagi seluruh lapisan masyarakat.
Selain membahas pembiayaan pendidikan, pertemuan tersebut juga mengulas sejumlah isu strategis lainnya. Di antaranya reformasi pendidikan dokter, dokter spesialis, dan subspesialis, penguatan ketahanan pangan nasional, serta kontribusi perguruan tinggi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam pembahasan tersebut, kampus didorong tidak hanya menjadi pelaksana program pemerintah, tetapi juga berperan sebagai pusat riset, evaluasi, dan pengawasan berbasis akademik.
Diskusi turut menyinggung penguatan tata kelola perguruan tinggi negeri, pemanfaatan sumber daya alam untuk meningkatkan kualitas kampus agar mampu menembus jajaran 100 hingga 150 universitas terbaik dunia, serta pengembangan riset jalur peradaban Nusantara sebagai upaya menjaga identitas budaya bangsa.
Bappisus siap memfasilitasi kerja sama antara MRPTNI dengan kementerian
Sementara itu, Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto menyatakan pihaknya siap memfasilitasi kerja sama antara MRPTNI dengan kementerian maupun lembaga terkait agar berbagai persoalan di lingkungan perguruan tinggi dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan yang lebih konkret.
“Bappisus memfasilitasi dan mewadahi MRPTNI. Setelah ini akan dibentuk kelompok kerja untuk menyusun usulan tertulis yang terukur atau problem solving,” kata Aris.
Melalui pembentukan kelompok kerja tersebut, diharapkan lahir berbagai rekomendasi yang dapat menjadi solusi atas persoalan pembiayaan pendidikan tinggi, termasuk kebijakan UKT, sekaligus memperkuat akses pendidikan bagi mahasiswa dari seluruh latar belakang ekonomi.
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply