BNI Sekuritas Sikapi Dugaan Perundungan Pegawai yang Viral, Reaksi Netizen Negatif

Aplikasi BIONS milik PT BNI Sekuritas
Aplikasi BIONS milik PT BNI Sekuritas (EduFulus/GWK)
Sharing for Empowerment

BNI Sekuritas tanggapi isu perundungan pegawainya yang viral. Perusahaan dorong mediasi dan tindak lanjuti secara internal.

The Path To Financial Freedom, EduFulus – PT BNI Sekuritas memberikan tanggapan resmi terkait isu dugaan perundungan (bullying) pada masa sekolah yang viral di sejumlah platform media sosial dan dikaitkan dengan salah satu karyawannya di divisi Human Capital.

Perusahaan menegaskan bahwa pihaknya terus mencermati dinamika percakapan publik tersebut secara saksama dan mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam merespons situasi yang berkembang.

Kronologi Isu Viral di Media Sosial

Isu ini berawal dari unggahan seorang pengguna media sosial yang membagikan pengalaman masa lalunya terkait dugaan perundungan saat masih berstatus pelajar. Percakapan tersebut dengan cepat menyebar luas di berbagai platform, seperti Threads, X (Twitter), Instagram, hingga TikTok.

SIMAK JUGA: Kelemahan dan Kekurangan Aplikasi BIONS Milik PT BNI Sekuritas

Perbincangan menjadi sorotan publik setelah warganet mengaitkan sosok yang dimaksud dalam unggahan tersebut dengan posisi pekerjaannya saat ini di PT BNI Sekuritas.

PT BNI Sekuritas
Pernyataan resmi BNI Sekuritas (EduFulus/Ist)

Berdasarkan penelusuran informasi yang diterima perusahaan, peristiwa yang ramai dibicarakan tersebut terjadi pada masa sekolah, jauh sebelum pihak terkait bergabung sebagai karyawan BNI Sekuritas.

Sikap Resmi BNI Sekuritas: Dorong Mediasi dan Hormati Hak Para Pihak

Melalui keterangan tertulisnya, Pgs. Head of Corporate Communications BNI Sekuritas, Tjut Aliffah Keumala, menyampaikan bahwa perusahaan terus memantau perkembangan informasi ini.

BNI Sekuritas secara tegas menilai perundungan sebagai persoalan serius yang membawa dampak mendalam bagi korbannya.

“BNI Sekuritas terus memantau informasi yang beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir,” ujar Tjut Aliffah Keumala, Kamis (30/7/2026).

Melihat adanya komunikasi aktif yang sedang berlangsung antarpihak terkait, BNI Sekuritas menyambut baik upaya penyelesaian kekeluargaan tersebut dan berharap proses dapat dilanjutkan melalui mekanisme mediasi yang proporsional.

“Kami menghormati setiap upaya penyelesaian yang sedang ditempuh. BNI Sekuritas berharap proses komunikasi dan mediasi lanjutan dapat berlangsung secara baik, proporsional, dan menghormati kepentingan seluruh pihak,” lanjut Aliffah.

Langkah Internal dan Komitmen Tata Kelola Perusahaan

Terkait dengan langkah ke depan, BNI Sekuritas menyatakan akan menindaklanjuti seluruh informasi yang ada sesuai dengan kebijakan internal, ketentuan perusahaan, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Proses evaluasi dan penelaahan internal ini dijalankan dengan tetap menjaga hak-hak hukum seluruh pihak dan mengedepankan asas praduga tak bersalah (prinsip kehati-hatian).

BNI Sekuritas menegaskan komitmennya untuk selalu mempertahankan:

  • Good Corporate Governance (GCG): Menjaga standar tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.
  • Lingkungan Kerja Profesional: Menciptakan ruang kerja yang inklusif, aman, dan saling menghormati bagi seluruh insan lini perusahaan.

Pihak BNI Sekuritas akan terus mencermati perkembangan fakta-fakta terbaru dan mengambil tindakan yang diperlukan berdasarkan hasil penelaahan resmi perusahaan.

Reaksi Negatif Netizen pada BNI Sekuritas

Tanggapan resmi yang dirilis oleh BNI Sekuritas memicu gelombang reaksi kritis dari warganet di media sosial.

Sebagian besar netizen di Threads mempertanyakan proses rekrutmen perusahaan, mengecam pernyataan resmi yang dinilai kurang tegas, hingga mengancam akan melakukan pemboikotan layanan.

Berikut adalah beberapa komentar dan tanggapan langsung dari akun-akun pengguna media sosial:

  • sonson.507: “Dihh najizz”
  • axaxiufortherescue: “Korbannya ga cuma 1 ya anj”
  • dennisbuani: “@bnisekuritas46 dri sini terlihat berarti kalian mmemilih karyawan tidak bagus”
  • dechons: “Karyawan tidak bagus, tidak heran produk bermasalah.”
  • priatnadp: “Patut di pertanyakan admin nya, lulusan apa ya ? Apa gak sekolah”
  • sidrotulmntaha: “Bias banget @bni46 @bnisekuritas46 wajar sih BUMN”
  • monicameilani99: “Haha goblok kmu min”
  • addin.faskha: “BSI > BNI; BYOND > WONDR”
  • balsem: “Coba belajar lagi deh ini PR BNI Sekuritas Kalau ada krisis gini. Malu-maluin woyyy 🫣”
  • nuy.ami7: “ORANG DALAAAM UDAH ITU AJA!”
  • nandosix: “Min bukan nya BUMN itu ber-akhlak ya?”
  • andikaaryadi.m: “Berita ini sudah sampai ke jajaran direksi Dan komisaris kalian belom sih? Fyi, kabarnya pak Doni Oskaria sudah terinfo Hal ini.”
  • syefiraf.z: “GA BERANI MECAT NIH !!”
  • zakkiya.aura: “Yang bener aja ini????”
  • shintaret: “Min, disodok loh min”
  • mmafatima: “Boycott”
  • paparaizeta: “Coba mediasinya gimana…pengen tau gw”
  • sonflower0210: “Pembully ga pernah ingat padahal trauma korban ga pernah hilang. Biasanya mereka dengan enak pake alasan masi kecil atau uda lama masi diingat2. Korban dipaksa memaafkan. Karena mereka ga ngerasain akibat bully itu efek kmn2. Jadi trauma, PTSD, penyendiri, social anxiety, ga PD.”
  • mrs_ab1: “Betul.. pelaku tidak akan ingat krn bagi pelaku itu benar dilakukan mgkn hanya menganggap makn2.. Tp ingat ya kisanak…”bercanda/bermain2 klo semua pihak itu senang.. klo ada tersakit itu namanya bully..”
  • jolieitucantik: “Betul ka. Pembully ku ketika aku buat laporan resmi ke tim terkait malah merasa jadi korban. Katanya lebay kaya gitu segala laporan fitnah lah segala macam. Padahal efek nya luar biasa dikorban. Tp dia lupa dan ga merasa. 😭”
  • yzoe22: “Setuju, pembully ga prnh ingat. Apalagi klo sdh keseringan membully. Korbanlah yg akan selalu ingat, dan diingat terus krn menyakitkan”
  • nissiak_: “Aku korban bully SD pas SMP ketemu org² itu lg traumanyaa masih sampe ga PD gamau ikut ekskul dll kayak pengen cepet udahaan sekolahnyaa😭…”
  • natashadina: “thaaaaattt ((( udah lama masih diingat-ingat ))). padahal tiap manusia yang masih bangun dari tidurnya itu dikasih kesempatan untuk berbuat baik atau gak…”
  • qlmvevi: “Betuuulllll!!!!!! Kenapa ya dulu aku begitu..? Iseng aja kali, jawabnya pas ku tanya skrg. Taik!!!! Ketemu ma dia aja aku deg-degan, bencinya masih ada bangeeett…”
  • cimory1906: “Hehe inget banget aku pernah di jauhin satu kelas bahkan waktu istirahat kayak geng”an dan kalo aku ikut gabung ga di gubris aku gatau salahku apa…”

SIMAK JUGA: Sosok Mumin Ali Gunawan, Tokoh Pionir Perbankan RI Mundur dari Preskom Panin Sekuritas

* Kuy cerdas investasi dan trading dengan artikel edukatif EduFulus lainnya di Google News. Dus, jika Anda ingin bekerjasama dengan kanal EduFulus, silakan hubungi tim di WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*