
Murid baru MAN 1 Bungo dibekali materi pencegahan intoleransi dan radikalisme langsung oleh Densus 88 Anti Teror Mabes Polri.
BUNGO, KalderaNews.com – Memasuki hari ketiga Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) tahun pelajaran 2026/2027, MAN 1 Bungo menggelar sesi pembekalan yang krusial bagi para siswa baru pada Rabu (15/7/2026).
Bertempat di Aula MAN 1 Bungo, madrasah ini menghadirkan narasumber khusus dari Densus 88 Anti Teror Mabes Polri Jakarta.
BACA JUGA:
- Sakit Hati Direndahkan Belum Beli Seragam, Motif Wali Murid Teror Bom SD
- Kronologi dan Isi Teror Bom di SDN 15 Srengseng Sawah, Panik! MPLS Dibubarkan
- Geger! SMA Arrahman Depok Diteror Bom Via Email, Pelaku Catut Nama Alumni!
Kehadiran tim elit kepolisian ini bertujuan untuk memperkuat karakter peserta didik baru agar menjadi pribadi yang moderat, cinta tanah air, serta memiliki benteng yang kokoh terhadap ancaman paham radikal.
Media Sosial Jadi Celah Penyebaran Paham Ekstrem
Dalam pemaparannya, pihak Densus 88 menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di era digital.
Generasi muda saat ini sangat rentan terpapar paham intoleran, radikal, dan ekstrem yang sengaja disebarkan oleh kelompok tertentu melalui media sosial.
“Para murid baru diberikan pemahaman agar lebih waspada dan mampu menyaring informasi yang mereka terima setiap hari di dunia maya,” ujar perwakilan Densus 88 Mabes Polri saat memberikan materi.
Sesi yang berlangsung di aula tersebut berjalan sangat interaktif. Ratusan siswa baru menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan kritis, mulai dari:
- Cara menyaring informasi hoaks dan propaganda di media digital.
- Tips menjaga pergaulan yang sehat di lingkungan remaja.
- Langkah konkret mencegah paham yang bertentangan dengan Pancasila dan ajaran Islam rahmatan lil ‘alamin.
Komitmen Madrasah Lahirkan Agen Perdamaian
Kepala MAN 1 Bungo, Abi Dony Afrian, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesediaan Densus 88 Mabes Polri untuk turun langsung mengedukasi siswa-siswinya.
Menurutnya, tantangan zaman yang dihadapi gen-Z saat ini jauh lebih kompleks.
“Edukasi seperti ini sangat penting agar peserta didik memiliki bekal yang kuat dalam menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif yang dapat mengancam persatuan bangsa,” tutur Abi Dony.
Melalui program MATAMUDA ini, MAN 1 Bungo menegaskan komitmennya untuk:
Mewujudkan lingkungan madrasah yang aman, ramah, dan moderat.
Membentuk generasi cerdas yang berkarakter dan berakhlak mulia.
Mencetak pelajar yang cinta NKRI dan siap menjadi agen perdamaian di masyarakat.
Deklarasi Bersama Tolak Terorisme
Kegiatan hari ketiga MATAMUDA ini diakhiri dengan momen emosional dan penuh semangat, yaitu deklarasi bersama oleh seluruh peserta didik baru.
Di hadapan para guru dan narasumber, para murid serentak menyatakan komitmen tegas untuk menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, ekstremisme, serta terorisme. Mereka bertekad menjadi pelajar madrasah yang aktif menjunjung tinggi nilai kebhinekaan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Cek Berita dan Artikel KalderaNews.com lainnya di Google News
*Jika merasa artikel ini bermanfaat, silakan dishare pada saudara, sahabat dan teman-temanmu. Tertarik menjalin kerjasama dengan KalderaNews.com? Silakan hubungi WA (0812 8027 7190) atau email: kalderanews@gmail.com.


Leave a Reply